Kota Baru Parahyangan, Bandung Barat || Penasakti.com – Lasqi Jawa Barat menggelar Konsolidasi merumuskan 7 Kabupaten kota yang telah di legitimasi dan siap menjadi pucuk pimpinan di Daerah untuk menjadi mercusuar.
Pergerakan Seni dan kreativitas Qasidah serta innovasi dalam kemajuan membentuk Indonesia Emas dan menjadi gelora semangat para Warga masyarakat di berbagai kalangan yang berhak berpartisipasi aktif dalam pacu kerja kolektif seni dan Qasidah termasuk Wisata serta Budaya.
Acara yang terselenggara di Masonpine kota Baru parahyangan telah memenuhi quorum di hadiri oleh Perwakilan dari Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang, Majalengka , Garut dan Kota Depok.
Para tamu yang hadir pada tanggal 23 Novemberr 2025 dan di isi juga oleh Silaturahmi yang di Hadiri Oleh Wakil Menteri Agama RI, Romo Syafi’i serta Dewan Provinsi yang ikut mendukung adanya keberlangsungan acara ini.
Ditopang oleh program Inovasi filtrasi air dari PT Pandawa Sakti untuk keberlangsungan Dapur MBG Lebih Higienis dan Safety dari penyakit,
Acara di pimpin oleh Sekjen Lasqi Jabar, Imam Nasrullah, SH MH guna menunjang Program Lasqi yang lebih Produktif membahas secara mendalam bagaimana Program kerja dan persiapkan Pelantikan 7 Kabupaten Kota.
Yang akan diselenggarakan di Gedung Sate yang Mewakili Provinsi Jawa Barat di Daerah Hingga Ke Kancah Nasional juga memajukan yang ada di Kabupaten Kota.
Acara ini di mulai dari 19.00 diawali dengan Pembukaan oleh Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat, Wakil Menteri Agama RI turut menghadiri, lalu diawali pemaparan filtrasi air supaya lebih bersih hingga Pengukuhan Dari Lasqi Jabar sebagai legitimasi dalam menjalankan Amanah organisasi yang telah termaktub dalam AD/ART serta diakui oleh Negara dan juga Gak kekayaan Intelektual,
Ucapan selamat dan desakan segera bekerja dari Wakil menteri Agama RI serta para Tamu undangan mewarnai rangkaian pertemuan, semoga semakin membawa Lasqi yang telah Sah secara Konstituen semakin berjaya di kancah Dunia.
Berawal dari Sejarah Lasqi yang dikenal dan di akui oleh Undang-Undang Secara Sah sebagai warisan Bersama kepada Kita dan senantiasa meneladani suri tauladan Pendahulunya dari berbagai aspek.
Tidak hanya Seni dan Qasidah, melainkan juga dari sisi pengembangan nilai Luhur Budaya dan Kreativitas Warga Indonesia di Ranah Perfilman, Kreativitas dan Konsolidasi keislaman.
Menurut penuturan Peserta Muskot XI yang dihadiri Puluhan peserta baik Pemuda, Maupun Ibu-ibu bapak-bapak, beliau menuturkan “Jangan hanya datang dan tidak bekerja tapi harus menjadi Nilai kehidupan, siap bekerja dan melestarikan Lasqi di masa depan”
Penuturan Tamu yang hadir, Agenda Muskot XI ini sangat bermanfaat dan membantu semangat Siapapun dan Lasqi milik bersama yang memang mengalami masalah pengembangan di Daerah dan Akan terus berkembang dan Evaluasi untuk menjadi lebih Kuat berusaha berinovasi dan terlibat aktif dalam Kepengurusan Lasqi di Kabupaten Bandung.
(Asep Syahrul Muharom)

