Kab bandung || Penasakti.com – Sebuah fenomena antusiasme warga masyarakat beserta santri terjadi, YPP Nurul Bahri Al-Mashoolih menjadi Pelopor kick Off Hari Santri yang menyambut di tanggal 18 tanggal 20 tahun 2025.

Berbagai kegiatan hari santri yang membuat warga sangat meriah dan khidmat, sebagai jantung keagamaan yaitu pesantren.
Acara juga diisi oleh ratusan peserta yang baru saja mengikuti Rangkaian kegiatan seminar pelajar telah dilaksanakan pada hari Sabtu, dengan menggandeng PW IPNU Jawa Barat.
Dengan bertemakan semangat pelajar cerdas, juga di dampingi oleh Seminar Kesehatan ala pengobatan Holistik diselenggarakan oleh YPP Nurul Bahri Al Mashoolih berkolaborasi dengan IPNU IPPNU Katapang dan Formasip.
Di hari ke 2, ada Gerak Jalan dan diikuti oleh berbagai partisipan, dimulai Santri, Pelajar, Madrasah serta Guru-guru yang membimbing menandai perjalanan gerak jalan santai.
Mengelilingi sekitar Desa Sangkanhurip yang menandakan eksistensi kekuatan Pesantren begitu nyata di akar rumput dengan hegemoni mengagungkan Hari Santri.
Siang hingga sore diisi oleh kreasi Santri dengan berbagai potensi di mulai festival musik Islami, puisi serta Pidato anak-anak Madrasah se Desa Sangkanhurip.
Malam nya acara Puncak dengan menggelar Tausiyah meneladani Akhlak Nabi diisi oleh KH Yayan Bunyamin S.Fhil M.phil.
Dengan semangat menggelora meneladani sifat Nabi dengan etos kerja sebagai al-Amin, Terpercaya dalam menjalankan Ibadah ikhtiar bekerja bukan hanya dalam ibadah saja.
Menurut penuturan ibu Reni (pengasuh Santri) Acara meriah dan sukses ini adalah hasil kerja keras panitia dan kerja sama berbagai pihak dan ilmu harta tenaga fikiran yang dikeluarkan kelak akan kembali menjadi penolong yang mensukseskan acara ini
Lalu Hari terakhir, Senin 20 Oktober 2025 YPP Nurul Bahri Al Mashoolih melaksanakan acara manasik haji yang diikuti Kober Al Mashoolih dan Santri-Santri yang menjadi penutup Rangkaian acara Hari besar Santri.
Yang dilaksanakan lebih awal guna menyambut Hari Santri sebagai penopang keberlangsungan kehidupan keberagaman dan garda terdepan penjaga pilar Kebangsaan.
Hidup Santri
(Asep Syahrul Muharom)

