Breaking
▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton▸ Harga BBM Turun Mulai Besok▸ KPK Tangkap Tersangka Korupsi Dana Desa▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton
BERITA

Aroma Suap dan Proyek Mangkrak: Baznas Ancam Polisikan Direktur PT Kinanti Jika Mangkir Tiga Kali

admin penasakti26 Juli 20261 views2 menit baca
Aroma Suap dan Proyek Mangkrak: Baznas Ancam Polisikan Direktur PT Kinanti Jika Mangkir Tiga Kali

Aroma Suap dan Proyek Mangkrak: Baznas Ancam Polisikan Direktur PT Kinanti Jika Mangkir Tiga Kali

‎‎Kabupaten Bandung – Penasakti.com // Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas ) Kabupaten Bandung, Jawa Barat mengambil sikap tegas terkait dugaan penyelewengan proyek pengadaan white board. ‎ ‎

Ketua II Baznas Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, menyatakan pihaknya akan segera memanggil Direktur PT Kinanti, H Dadan, untuk memberikan klarifikasi mendalam. ‎

‎Langkah ini diambil menyusul indikasi mangkraknya proyek tersebut serta beredarnya rekaman suara yang mengarah pada sinyal suap terhadap lembaga dan Aparat Penegak Hukum (APH). ‎

‎”Kami akan panggil yang bersangkutan untuk dimintai penjelasan secara transparan,” tegas Abdul Rouf saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/07/2026). ‎ ‎

Rouf memberikan peringatan keras kepada pihak rekanan. Jika H Dadan mangkir hingga tiga kali pemanggilan resmi, Baznas tidak akan segan-segan menyeret kasus ini ke ranah hukum.

‎ ‎”Apabila dalam tiga kali panggilan Direktur PT Kinanti, H Dadan, tidak mengindahkan, maka kami akan langsung membawa kasus ini dan melaporkannya ke pihak kepolisian,” ujarnya dengan nada tinggi. ‎ ‎

Sebagai informasi, Haji Dadan merupakan kontraktor yang ditunjuk langsung oleh Baznas Kabupaten Bandung untuk menggarap proyek pengadaan white board sejak tahun 2025 lalu. ‎ ‎

Namun, proyek tersebut berhenti di tengah jalan. Dugaan awal mandeknya proyek ini sangat mengejutkan. Haji Dadan diduga mengaku kehabisan modal akibat uang proyek tersebut telah habis digunakan untuk menyuap sejumlah lembaga hingga Aparat Penegak Hukum (APH). ‎ ‎

Skandal ini mencuat setelah rekaman pengakuan Haji Dadan kepada Wakil Ketua IV Baznas Kabupaten Bandung, Sarnapi, beredar luas di tengah masyarakat. Kegaduhan ini dinilai telah mencoreng nama baik dan integritas lembaga pengelola zakat tersebut.

‎Dalam waktu dekat Baznas Kabupaten Bandung akan segera memanggil H Dadan untuk memberikan keterangan terkait dugaan suap tersebut. ‎

 

‎( Penulis: Agus YL ) ‎