Breaking
▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton▸ Harga BBM Turun Mulai Besok▸ KPK Tangkap Tersangka Korupsi Dana Desa▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton
BERITA

Bikers Rendezvous 3 Suntik Wakaf Produktif dan Infrastruktur di Ponpes Al Azka QU Cilacap

admin penasakti27 Juli 20260 views3 menit baca
Bikers Rendezvous 3 Suntik Wakaf Produktif dan Infrastruktur di Ponpes Al Azka QU Cilacap

Bikers Rendezvous 3 Suntik Wakaf Produktif dan Infrastruktur di Ponpes Al Azka QU Cilacap

‎Cilacap – Penasakti.com // Deru mesin puluhan motor memecah kesunyian Desa Rawaapu, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, Sabtu (25/07/2026).

Bikers Rendezvous 3 Suntik Wakaf Produktif dan Infrastruktur di Ponpes Al Azka QU Cilacap
Bikers Rendezvous 3 Suntik Wakaf Produktif dan Infrastruktur di Ponpes Al Azka QU Cilacap

‎Rombongan roda dua yang tergabung dalam agenda Bikers Rendezvous 3 hadir bukan untuk sekadar turing, melainkan membawa misi kemanusiaan konkret guna mengintervensi kebutuhan dasar dan kemandirian ekonomi Pondok Pesantren Tahfidz Al Azka QU.

Bikers Rendezvous 3 Suntik Wakaf Produktif dan Infrastruktur di Ponpes Al Azka QU Cilacap
Bikers Rendezvous 3 Suntik Wakaf Produktif dan Infrastruktur di Ponpes Al Azka QU Cilacap

Dipimpin langsung oleh Panglima Semprul, Susilo Nandang Bagio, aksi sosial ini menyasar perbaikan infrastruktur vital dan ketahanan pangan berbasis komunitas.

‎Kedatangan rombongan disambut langsung oleh pimpinan pondok, para pengasuh, serta ratusan santri tahfidz dengan penuh rasa syukur.

‎”Saya memberikan bantuan ini kepada pondok pesantren untuk kemaslahatan santri dan santriwati,” tegas Susilo Nandang Bagio dalam sambutannya di hadapan pengurus pesantren.

‎Intervensi yang dibawa oleh komunitas Bikers Rendezvous 3 ini dirancang untuk menyelesaikan masalah struktural jangka panjang. Selama ini, para santri kerap menghadapi kendala bocor parah saat hujan di ruang ibadah utama mereka.

‎Menjawab persoalan tersebut, bantuan difokuskan pada pembangunan kubah masjid baru serta penyediaan instalasi sarana air bersih yang memadai untuk kebutuhan sanitasi harian.

‎Selain perbaikan fisik, aspek spiritualitas dan pemenuhan kebutuhan dasar pokok juga diperkuat melalui penyerahan 106 eksemplar Al-Qur’an, bantuan dana tunai operasional, serta paket sembako untuk konsumsi harian santri.

‎Hal yang paling menonjol dari aksi ini adalah komitmen terhadap konsep wakaf produktif. Guna memutus ketergantungan bantuan eksternal dan membangun kemandirian ekonomi pesantren, rombongan menyerahkan 350 ekor ternak itik petelur. Tambahan ini menggenapi total 550 ekor itik produktif yang kini dikelola langsung oleh pihak pesantren sebagai aset ekonomi berkelanjutan.

‎Hasil dari peternakan ini diproyeksikan mampu menopang biaya operasional dan logistik lembaga secara mandiri di masa depan.

‎Bantuan berskala besar ini memicu keharuan mendalam bagi otoritas pesantren. Pimpinan Ponpes Al Azka QU, Ustad H. Rukandi, tidak mampu membendung air mata saat menerima simbolis bantuan tersebut. Bagi pihak pesantren, aksi nyata komunitas motor ini merupakan jawaban konkret atas doa-doa para santri di wilayah pelosok Cilacap yang selama ini minim perhatian.

‎”Saya terima wakaf produktif dari Pak Susilo. Semoga Allah membalas semua kebaikan bapak-bapak semuanya,” ujar Ustad H. Rukandi dengan suara bergetar menahan haru.

‎Melalui sinergi antara komunitas otomotif dan lembaga pendidikan keagamaan ini, Pesantren Tahfidz Al Azka QU diharapkan tidak hanya sukses mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang tangguh, tetapi juga tumbuh menjadi episentrum ekonomi baru yang mandiri secara finansial.

‎Agenda kemanusiaan ini kemudian ditutup dengan doa bersama serta peninjauan langsung titik lokasi pembangunan infrastruktur di area pesantren.


‎( Red )