Breaking
▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton▸ Harga BBM Turun Mulai Besok▸ KPK Tangkap Tersangka Korupsi Dana Desa▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton
BERITA

Bisnis Lendir Melibatkan Anak Dibawah Umur Diduga Terjadi di Kabupaten Garut, Polisi Diharap Turun Tangan ‎

admin penasakti17 Februari 20260 views2 menit baca
Bisnis Lendir Melibatkan Anak Dibawah Umur Diduga Terjadi di Kabupaten Garut, Polisi Diharap Turun Tangan ‎

Garut – Penasakti.com // Praktek prostitusi yang melibatkan anak dibawah umur diduga terjadi di salah satu penginapan di Rancapadu Karangpapak, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

‎Sekitar 5 anak yang rata rata berusia 12, 14 dan 16 tahun tersebut, diduga telah dipekerjakan oleh oknum pemilik penginapan yang dikenal dengan sebutan bunda, untuk melayani nafsu para laki- laki hidung belang.

‎Kepada awak media, sejumlah gadis berusia belasan tahun tersebut mengaku, mendapatkan upah mulai dari 100 hingga 200 ribu rupiah untuk sekali kencan melayani tamunya.

‎Mawar ( bukan nama sebenarnya ), anak usia 12 tahun yang mengaku berasal dari Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut ini mengatakan, sudah kurang lebih satu bulan ia tinggal dilokasi tersebut untuk melayani para tamu yang sengaja datang untuk menginap maupun hanya sekedar singgah untuk mencari kepuasan.

‎Kondisi ini tentu menjadi peringatan keras bagi pemerintah utamanya Aparat Penegak Hukum Polres Garut dan Polda Jawa Barat, dalam upaya melakukan pemberantasan praktek prostitusi utamanya yang melibatkan anak dibawah umur.

‎Gadis belasan tahun yang semestinya masih duduk di bangku sekolah, justru diduga telah diperjualbelikan kepada para lelaki hidung belang oleh salah satu oknum pemilik penginapan guna meraup keuntungan pribadi.

‎Warga berharap, Aparat Penegak Hukum tidak tutup mata dan segera mengambil tindakan tegas untuk menangkap dalang dibalik praktek prostitusi yang diduga melibatkan anak dibawah umur tersebut.

‎Saat hendak dikonfirmasi, pemilik penginapan yang diduga berperan dalam bisnis esek-esek ini belum bersedia menemui awak media.

‎” Bunda sudah tidur dan tidak bisa diganggu, saya sudah coba membangunkan”, ujar salah satu anak asal Kabupaten Tasikmalaya pada Minggu ( 15/02/2026 )

‎( Penulis: Agus YL / Andi AZ )