Breaking
▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton▸ Harga BBM Turun Mulai Besok▸ KPK Tangkap Tersangka Korupsi Dana Desa▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton
Sejarah

BUDAK ANGON MENURUT SALAH SATU ULAMA MASTUR

Admin27 Desember 20230 views2 menit baca

Penasakti.com || Nusantara – Cerita Budak Angon adalah sama dengan Ratu Adil. Saya pribadi cenderung sepakat dengan pendapat tersebut.

BUDAK ANGON MENURUT SALAH SATU ULAMA MASTUR
Jadi, ada saat di mana sosok misterius itu menjalani perannya sebagai “anak gembala” yang bekerja mengungkap sejarah umat manusia.
BUDAK ANGON MENURUT SALAH SATU ULAMA MASTUR
Di saat lain, ia menjalani peran berikutnya yakni sebagai “Ratu Adil” yang memimpin dan menerapkan hukum yang adil.

Bukan saja bagi umat manusia, tapi bagi kesejahteraan seluruh makhluk di muka bumi

Menurut salah satu tokoh guru aed budak angon adalah manusia yang taat ibadah, yang bisa mengangon dirinya dari segala macam godaan tetapi hanya mengahamba kepada Alloh SWT.

Diceritakan tinggal di lebak cawene yaitu suatu tempat danau dengan tempat tinggal gubuk seadanya dia menjalankan aktivitas sehari-harinya sebagai penangkap ikan tetapi hasil dari tangkapannya dia selalu dibagikan kepada yang memintanya sedangkan budak angon hanya memakan seperlunya.

Disatu waktu budak janggotan menjadi salah satu muridnya budak angon pepatah yang selalu diberikan olah budak angon kepada budak janggotan yaitu tentang tauhid dan berserah diri seorang hamba kepada sang pencipta Alloh SWT.

Perjalanan budak angon dan budak janggotan selalu mengumpulkan ilmu-ilmunya para pendahulunya dengan berziarah ke makam-makamnya dan didalam perjalanan jiarahnya.

Selalu saja terjadi fenomena alam yang sangat dahsyat dengan dibarengi bencana-bencana yang terjadi di alam Nusantara seperti gunung Meletus, angin putting beliung,

Terjadinya sebuah api yang besar seperti meteor yang bergerak menuju kearah gunung gede, dan perjalanan spiritualnya budak angon dan budak janggotan tidak banyak diketahui oleh banyak orang tetapi itu semua sudah menjadi takdir Illahi.

Ciri tempat tinggalnya banyak cerita dari mulut kemulut dengan adanya batu satangtung yaitu sebuah kiasan ialah orang yang bisa membawa negeri ini dengan doanya menjadi kenyataan sesuai cita-cita para pendahulu bangsa,

Tetapi budak angon telah meninggal terlebih dahulu tetapi dia sudah berbuat dengan ijin Alloh SWT dengan do’anya untuk negeri ini.

Yang mungkin suatu saat bangsa Indonesia atau Nusantara akan menjadi corong-corong bangsa lain dan menjadi Indonesia Emas seperti ciri berdirinya tugu monas di Jakarta.

(Rudy Januar)