Dongkrak Produktivitas Pertanian, BBWS Cimanuk Cisanggarung Percepat Proyek P3-TGAI di Desa Talagasari Kadungora Garut
Garut – Penasakti.com // Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, merealisasikan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Salah satu titik krusial pelaksanaan proyek ini berada di Daerah Irigasi (DI) Cicapar, Komplek Perum Batulawang RW 09, Desa Talagasari, Kecamatan Kadungora.

Proyek infrastruktur vital ini menyerap anggaran APBN sebesar Rp195 juta untuk membangun jaringan irigasi dengan volume sepanjang 500 meter.
Guna memastikan mutu fisik dan ketepatan sasaran, pengerjaan proyek ini digarap langsung secara swakelola oleh kelompok P3A “Biru Indah Pisan”.
Ketua Kelompok Biru Indah Pisan H Sigit menegaskan, keterlibatan aktif masyarakat lokal ini menjadi kunci penting untuk menjaga kualitas pekerjaan agar sesuai dengan standar teknis yang ditetapkan pemerintah.
”Antusias masyarakat sangat bagus, kita pemberdayaan lokal agar kualitas pekerjaan memuaskan, selama ini kalau musim penghujan petani menanam padi tapi ketika kemarau seperti sekarang mereka tanam palawija, semoga dengan pembangunan irigasi ini kedepan hasil panen meningkat sehingga dapat mendongkrak kesejahteraan masyarakat khususnya para petani”, ujar H Sigit kepada Penasakti.com Selasa ( 14/07/2026 ).
Kehadiran program P3-TGAI ini disambut antusias oleh warga setempat. Selama ini, keterbatasan infrastruktur aliran air menjadi tantangan utama bagi para petani dalam mengoptimalkan lahan pertanian mereka.
Warga dan tokoh masyarakat Desa Talagasari berharap besar pembangunan saluran irigasi DI Cicapar ini dapat memangkas risiko gagal panen akibat kendala distribusi air.
Dengan suplai air yang lebih stabil dan merata, hasil panen komoditas pertanian di wilayah Desa Talagasari Kecamatan Kadungora diproyeksikan meningkat tajam.
Efek domino dari peningkatan produktivitas ini diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan ekonomi dan taraf hidup masyarakat petani pasca proyek rampung.
( Penulis: Agus YL )

