Breaking
▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton▸ Harga BBM Turun Mulai Besok▸ KPK Tangkap Tersangka Korupsi Dana Desa▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton
Berita Utama

DPD Satria Sunda Sakti Sukabumi Raya Kecam Tayangan Trans 7, APH Diminta Segera Bertindak

admin penasakti14 Oktober 20250 views2 menit baca
DPD Satria Sunda Sakti Sukabumi Raya Kecam Tayangan Trans 7, APH Diminta Segera Bertindak

Sukabumi || Penasakti.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Satria Sunda Sakti Sukabumi Raya Rudy Januar Susafha,AMd,S.Pd,SE,M.Si mengecam keras tindakan pelecehan terhadap ulama dan pesantren yang ditayangkan Trans 7.

DPD Satria Sunda Sakti Sukabumi Raya Kecam Tayangan Trans 7, APH Diminta Segera Bertindak
DPD Satria Sunda Sakti Sukabumi Raya Kecam Tayangan Trans 7, APH Diminta Segera Bertindak

Menurut Rudy, pelecehan terhadap Ulama Lirboyo yang ditayangkan Trans 7 ini bukan hanya serangan pribadi, melainkan penghinaan terhadap nilai-nilai agama dan kerukunan umat.

‎DPD S3 Sukabumi Raya menuntut, agar pihak berwajib segera bertindak cepat dan profesional untuk mengusut tuntas, menangkap, dan menghukum pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.

‎Selain itu, Rudy menegaskan, pihaknya menuntut Agar Trans7 meminta maaf kepada seluruh umat muslim yang telah tersakiti atas tayangan yang dianggap telah melecehkan ulama dan pesantren tersebut.

‎Ketua DPD Satria Sunda Sakti Sukabumi Raya juga menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga ketenangan, tidak terprovokasi, dan bersama-sama menolak segala bentuk ujaran kebencian dan persekusi.

‎”Sungguh memprihatinkan dan tidak dapat ditoleransi adanya kasus pelecehan terhadap ulama, figur sentral dalam membimbing umat”, ujar Rudy Januar.

‎Perbuatan ini, lanjut Rudy, telah menciderai moral bangsa dan menjadi ancaman serius terhadap persatuan dan kesatuan karena pelecehan terhadap ulama adalah pelecehan terhadap martabat agama.

‎DPD S3 Sukabumi Raya akan berdiri tegak menolak keras tindakan keji ini dan mendesak semua pihak untuk menghormati peran ulama serta memastikan ruang publik bebas dari perlakuan diskriminatif dan penghinaan.

‎”Mari kita jaga adab dan etika dalam berinteraksi sosial, kami kutuk keras pelecehan terhadap ulama karena merupakan tindakan pengecut yang mencederai hati umat. Kami menuntut pertanggungjawaban penuh dari pelaku dan mendesak aparat untuk tindak tegas tanpa kompromi, hormati ulama, jaga kerukunan”, pungkasnya.

‎( Redaksi )