Breaking
▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton▸ Harga BBM Turun Mulai Besok▸ KPK Tangkap Tersangka Korupsi Dana Desa▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton
Lingkungan

Gerakan Menanam Miliar Pohon

Admin10 April 20250 views2 menit baca
Gerakan Menanam Miliar Pohon

Penasakti.com || Purwakarta – Gerakan menanam 1 miliar pohon di era presiden SBY telah berhasil dalam kurun waktu sesuai target.

Gerakan Menanam Miliar Pohon
Gerakan Menanam Miliar Pohon

Gerakan menanam pohon yang tujuan nya untuk menghijaukan alam di negara kita adalah untuk bisa menurunkan emisi karbon hinggga target 26 persen pada tahun 2020.

Gerakan Menanam Miliar Pohon
Gerakan Menanam Miliar Pohon

Gerakan menanam 1 miliar pohon sampai saat ini masih tetap di galakan oleh pemerintah.

Berikut nya Selain untuk menangkal bencana longsor dan erosi karna perkembangan pengembangan kota dengan marak nya pembangunan maka gerakan penanaman pohon di lakukan di kota sampai ke tingkat desa.

Jenis pohon yang di tanam adalah pohon yang bisa menghasilkan dan pohon produktif seperti Jeruk, jambu batu, alpoket, kelapa lengkeng dsb.

Tentunya akan di sesuaikan dengan daerah nya masing – masing sesuai dengan Tempat dan kebutuhan.

Hari Rabu tanggal 10 April 2025 team dari organisasi wartawan A-PPI Bidang lingkungan hidup Muksin di dampingi ketua APPI Wawan Suwanda berkunjung ke desa Citeko.

Menawarkan kepada ketua Apdesi Rian Abdilah ( 38) di desa Citeko kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta Saat perbincangan dengan ketua Apdesi menyambut nya dengan baik bahkan akan segera sosialisasi dengan para kepala desa.

Untuk ikut program penghijauan agar tidak ada tanah tidur seperti tanah bengkok atau tanah – tanah yang kosong bahkan bila di kelola dengan baik dan di beri pupuk dengan baik akan menghasilkan dan menjadi nilai ekonomi.

Bahkan Rian siap untuk mencarikan pupuk orea nya agar tanaman menjadi subur dan menghasilkan cetus nya.

(Wawan Suwanda)