Breaking
▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton▸ Harga BBM Turun Mulai Besok▸ KPK Tangkap Tersangka Korupsi Dana Desa▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton
Bisnis

GPIB Jalin Kerja Sama Ekonomi dengan PT SAS, Dorong Penguatan Organisasi dan Kinerja Ormas

admin penasakti8 November 20250 views2 menit baca
GPIB Jalin Kerja Sama Ekonomi dengan PT SAS, Dorong Penguatan Organisasi dan Kinerja Ormas

Penulis : Ahdiyat

Jakarta || Penasakti.com – Dalam upaya memperkuat bidang ekonomi organisasi masyarakat, Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT SAS sebagai langkah kolaboratif strategis antara dunia pendidikan, organisasi, dan dunia usaha.

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (DPP GPIB) dijadwalkan akan menggelar rapat sekaligus penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT SAS pada Jumat, 14 November 2025 pukul 14.00 WIB di Lippo Tower, Holland Village, Office Tower lantai 26 (Walton), Jalan Letjen S. Prapto No.1 Jakarta Pusat.

Dalam surat undangan resmi bernomor 277/DPP/GPIB/XI/2025 yang ditandatangani oleh Ketua Umum Ir. Agung Karang dan Sekretaris Jenderal Drs. Abdul Hapid, SH, MH, dijelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah penguatan organisasi, khususnya dalam aspek ekonomi masyarakat.

“Organisasi masyarakat yang baik adalah yang mampu membangun kolaborasi dan kerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta,” demikian tertulis dalam surat tersebut.

Rapat juga akan membahas perkembangan Indeks Kinerja Ormas (IKO) sebagai salah satu tolok ukur efektivitas organisasi.

Acara penting ini turut mengundang sejumlah tokoh dan pengurus inti, di antaranya Bpk. Noor Rachmad (Banker/Direktur PT SAS), Prof. Dr. Hendri Affandi (Dewan Penasehat DPP GPIB), serta jajaran pengurus DPP dan DPW GPIB DKI Jakarta.

DPP GPIB menegaskan pentingnya kehadiran para undangan tepat waktu mengingat acara ini merupakan momentum strategis dalam memperkuat sinergi dan kemandirian ekonomi organisasi.

(Dilansir oleh Dewi.S)