Penulis : Asep Syahrul Muharom
Soreang Kab bandung || Penasakti.com – Irawan pemuda asal desa margahayu tengah kecamatan margahayu berkecimpung sebagai seorang tenaga pendidik.

Bukan sesuatu hal yang mudah bagi dia untuk mempelopori tentang emoteens sebuah sistem psikologi menarik untuk meregulasi emosi dan tetap dalam vibes positif.
Pemuda yang berasal dari kecamatan margahayu ini tetap berjuang dan menebar virus – virus positif untuk remaja dan berkecimpung di dunia pendidikan.
Dan tetap komitmen untuk terus berkembang dan berproses melewati banyaknya halangan dan tantangan tantrum nya anak muda zaman sekarang.
Akan tetapi dengan gagasan inovatif nya pemuda ini berhasil menyederhanakan kekesalan dan juga Aral melintang sebuah rasa prustasi dengan sistem meregulasi emosi dan melewati semua tantangan yang di lewati nya.
Pada kegiatan pemuda pelopor dan menjadi finalis serta mengayomi dan tetap konsisten dengan keluar menjadi juara inspiratif di ajang kompetisi pemuda pelopor kabupaten bandung tahun 2025.
Pemuda yang berasal dari kecamatan margahayu ini berkomitmen untuk menebar virus afirmasi positif ke setiap individu anak anak didik maupun pemuda.
Melalui program metode meregulasi emosi yang optimal dan efektif dia percaya bahwa setiap anak dan pemuda memiliki potensi untuk berkarya maju dan berkembang serta berkontribusi dari pada tantrum dan marah-marah dengan mengadakan pendekatan berbasis game dan kartu yang inovatif.
Dan juga pelatihan pendampingan serta akses ilmu psikologi serta semangat untuk mencari peluang kerja yang baik.
Program yang di buat oleh pemuda asal kecamatan margahayu ini berkomitmen membuka jalan emotional quotent menuju kemandirian diri kontrol diri.
Juga untuk ekonomi dan sosial bagi anak anak didik yang belum bisa mengintegrasikan antara semangat dan ambisi serta emosi.
Dia mengajak untuk seluruh masyarakat kabupaten bandung untuk peduli terkait isu emosi dan alam bawah sadar pemuda di kabupaten bandung demi tercipta nya kabupaten bandung yang ramah bukan marah – marah.
Melalui komunitas yang dia ikuti bernama emoteens diapun berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi anak anak didiknya di kabupaten bandung.
(Red)

