Breaking
▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton▸ Harga BBM Turun Mulai Besok▸ KPK Tangkap Tersangka Korupsi Dana Desa▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton
SOSPENDBUD

Jaen R Baehaqi Soroti Sekolah SDN 3 Cisampang Diduga Pungli Bantuan PIP Rp.50.000 Per Siswa

Admin14 Mei 20240 views2 menit baca

Penasakti.com // Lebak Banten — Jaen R Baehaqi Soroti Sekolah SDN Cisampang 3 terkait Bantuan Program Indonesia Pintar untuk siswa siswi SDN Cisampang yang diduga di jadikan ajang pungli oleh pihak Sekolah SDN 3 Cisampang Desa Cisampang Kecamatan Gunung Kencana Kabupaten Lebak Provinsi Banten. ,( Selasa /14/05/2024 )

Jaen R Baehaqi menjelaskan kepada awak media, “Sangat saya sayangkan adanya dugaan pungli di sekolah SDN 3 Cisampang yang diduga melakukan pemotongan dari para penerima bantuan PIP sebesar Rp.50.000 per siswa dari jumlah penerima sebanyak 22 siswa. Jelas Jaen

Jaen R Baehaqi menjelaskan kepada tim media. “Berdasarkan laporan masyarakat orang tua wali kepada saya maka saya tau adanya dugaan pungli di sekolah SDN 3 Cisampang ini bang.Jelasnya

“Menurut saya tidak seharusnya pihak sekolah seperti itu karna itu mutlak hak para siswa/siswi penerima bantuan, kalaupun ada bahasa ikhlas harus nya tidak di tentukan jumlah nominal nya oleh pihak sekolah. imbuhnya

Saya berharap kepada pihak dinas Pendidikan Kabupaten Lebak untuk menindak tegas oknum para guru atau kepala sekolah yang telah melakukan dugaan pungli pemotongan bantuan PIP, karna itu mutlak hak mereka mengapa di potong potong seperti itu, kalau pun soal mengawal di bank itu tugas mereka yang sudah di gajih oleh pemerintah mengapa masih meminta jatah dari para penerima bantuan PIP. Tegasnya

Purwanto selaku kepala sekolah SDN 3 Cisampang saat di konfirmasi oleh tim media melalui pesan WhatsApp menjelaskan.

“Nggak meminta, cuman mengingatkan untuk acara kelulusan kelas 6 &kenaikan kls 1-5 karena akan dirayakan. Selagi ada dapat milik dari PIP.

Jelas Purwanto, Karena dari hasil rapat mereka setuju untuk ada perayaan karena udah lama tidak ada perayaan,
Silahkan tanya komite dan wali murid. Jelasnya

( Red )