Subang || Penasakti.com – 18-02-2024.
Jalan alternatif Sagalaherang Curug Agung tertutup oleh Longsor Sampai saat ini kendaraan belum bisa lewat jalur tersebut.

Menurut Impormasi dari ketua ORMAS PP PAC Sagalaherang. Ketua Pemuda Pancasila PAC Sagalaherang.bapak Pekir menjelaskan kepada awak media bahwa kejadian Longsor tersebut terjadi Tadi malam Sekitar Jam 04 subuh.

Lokasinya di jalan Batu kapur perbatasan antara desa Curug agung dan Desa Sagalaherang kecamatan Sagalaherang Kabupaten Subang Jawa Barat.

Dan sampai saat ini mobil belum bisa melewati jalan tersebut karena masih tertutup longsor.
Kalau motor sudah bisa . Tapi kalau mobil mungkin 2 sampai 3 hari kayaknya belum bisa. Karena ada batu yang sangat besar menutupi sebagian jalan.
Mungkin harus di kerjakan pake loader Karena batu tersebut sangat besar dan mungkin harus di belah dulu pake alat berat Supaya batu tersebut bisa di pindahkan dari jalan paparnya.
Masih kata ketua ormas pemuda Pancasila.Karena hujan kini sudah turun lagi untuk sementara saat ini jalan di tutup total demi keselamatan bersama. Paparnya.
Pengerjaan alat berat Beko yang mengeruk matrial longsor di saksikan oleh petugas Tagana dan BPBD Subang selatan, hadir juga anggota TNI polri kecamatan Sagalaherang dan aparatur desa Sagalaherang kaler dan camat Sagalaherang dan jajaran nya
Turut Hadir Anggota ormas PP Sagalaherang dan di saksikan pula oleh petugas Kecamatan Sagalaherang dan MP Sagalaherang.
Ketua MP kecamatan Sagalaherang.Aan Koswara mengatakan kepada awak media . Kami akan segera melakukan laporan dan mengajukan ke pihak PUPR kabupaten Subang Supaya menurunkan Alat berat secepatnya ke lokasi longsor tersebut.
Saya berharap pengerjaan pengerukan material longsor yang menutupi sebagian ruas jalan. Segera bisa terselesai kan karena jalan ini jalan alternatif antara Sagalaherang dan Curug agung.
Jalan ini dari Sagalaherang tembusan nya ke Dawuan kalijati yang ke kiri dari Curug agung.dan yang ke kanan dari Curug agung tembusan nya ke warung Kadu Jatiwangi.
Semoga saja jalan ini bisa ter realisasikan dengan cepat supaya bisa normal kembali. Pungkasnya.
(Lis)
