Breaking
▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton▸ Harga BBM Turun Mulai Besok▸ KPK Tangkap Tersangka Korupsi Dana Desa▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton
PEMERINTAHAN

Kades Cipeuyeum Entis Sutisna Disinyalir Selewengkan Anggaran Kegiatan APBDes Tahun 2023

Admin12 Maret 20240 views5 menit baca
Kades Cipeuyeum Entis Sutisna Disinyalir Selewengkan Anggaran Kegiatan APBDes Tahun 2023

Cianjur || Penasakti.com – Bak bola liar bau tidak sedap atas realisasi kegiatan peruntukan juga anggaran pendapatan belanja desa (APBDES) Cipeuyeum Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur tahun 2023 mulai menggelinding kemana – mana, hingga ke media.

Kades Cipeuyeum Entis Sutisna Disinyalir Selewengkan Anggaran Kegiatan APBDes Tahun 2023
Kades Cipeuyeum Entis Sutisna Disinyalir Selewengkan Anggaran Kegiatan APBDes Tahun 2023

Baru – baru ini, kru Penasakti.com menelisik berbagai kegiatan dilapangan yang bersumber dari berbagai sumber anggaran yang masuk ke transferan APBDes Cipeuyeum tahun 2023 lalu,

Jumlah APBDes Murni Cipeuyeum Kecamatan Haurwangi pun sangat fantastik sebesar Rp. 2.425.881.000

Pendapatan dari berbagai sumber APBDes 2023, dari PAD Rp.61.000.000
PAD Dll Rp.2.500.000, Rp.2.420.000
Bumdes 0 rupiah, DD Rp.1.284.968.000
PBH Rp. 45.861.000, ADD Rp. 714.110.000, Banprov Rp.130.000.000
Bantuan Kab Rp.185.000.000 PBK

Estimasi nya memang sesuai dengan APBDes tertera di atas, namun di realisasi dan peruntukan pengerjaan juga pengeluaran anggarannya jauh dari harapan penerima program tidak sesuai dengan pagu anggaran yang ada.

Sedangkan alokasi Khusus Dana Desa 3% untuk Operasional Kantor Desa,
Untuk kordinasi perjalanan dinas Kades
Untuk kerawanan sosial masyarakat
Dan untuk promosi desa bidang Seni budaya Olahraga dan Reward Bagi prestasi Masyarakat Desa Rp.38.500.000 sumber dari DD APBN untuk alokasi 1 tahun anggaran, realisasi nya berpotensi KKN

Untuk Program Khusus 20 % Dana Desa untuk Program Penguatan Pangan di Desa bidang Pertanian / peternakan / perikanan dan Pengolahan pangan lainya Termasuk Jalan usaha Tani Rp. 240.000.000, sumber DD, ucap sumber apakah Mekanisme pangan Desa pada tahun 2023 lalu melalui musyawarah Desa Khusus ( Musdesus ), dalam kurun waktu tahun 2023 tidak jelas RAB kegiatannya.

Mestinya mengacu pada Regulasi Permendagri No 20 Thn 2018 Tata kelola Keuangan Desa dan Perbup Tatakelola Keuangan Kabupaten Serta Perbup Belanja Pengadaan Barang dan Jasa di Desa.

Dugaan bahwa Laporan Pertanggung Jawaban LJP TA 2023 tidak di realisasikan 100 % namun Laporan tetap di buat 100 % LPJ nya penuh Rekayasa Fiktip dalam Pembuatan Laporan LPJ APBDes Tahun 2023, sumber katakan bahwa Pelaporan Lpj tersebut dibuat oleh Kordinator PPKD Sekdes dan Unsur Pelaksana kegiatan Kasie Kaur PPKD Desa, dibantu Tim TPK Desa sebagai Pelaksana dalam semua Kegiatan Belanja Realisasi APBDes Tahun 2023 dan di Setujui di SK kan oleh Kades Sebagai Kuasa Pengguna Anggaran.

Tokoh masyarakat meminta agar Penasakti.com mempublish tentang ada aliran dana tambahan honor tunjangan dari PAD kades Rp.3.600.000 dan perangkat Rp 18.600.000, pertanyaan nya kenapa masih memotong dana PAD, padahal kades dan perangkat sudah mendapatkan dari berbagai sumber anggaran lainya.

Operasional kantor desa/listrik/Atk yang menyerap DD Rp.38.500.000, menyerap PAD Rp.21.800.000 dan PBP Rp. 2.242.000. betulkah anggaran tersebut di atas terealisasikan semua sesuai pagu.

Sistem informasi Desa diserap dari DD Rp. 63.840.000, dan Rp. 2.000.000 dari PBP, Belanja posyandu desa dan polindes desa untuk semua RW di desa oleh istri kades ketua PKK Rp. 20.250.000 DD + Rp.11.000.000 DD, Belanja PAUD desa Rp. 27.065.000 DD, Pembangunan air bersih desa Rp. 50.000.000 DD

Indikasi yang disampaikan oleh sumber sarat penyelewengan dan mark up anggaran di Pembangunan pembuangan sistem limbah desa Rp. 350.000.000 dari DD, Pembangunan jalan lingkungan Rp. 30.000.000 DD, Pembangunan jalan desa Rp.150.000.000 PBK & Rp. 24.100.000 DS, Pembangunan infra bantuan gubernur pemeliharaan gedung desa Rp. 75.700.000 PBP, Pemeliharaan gedung balai masyarakat desa Rp. 68.246.000 DS

Tanda kutip untuk semua pekerjaan pembangunan yang sangat fantastis anggaran nya tersebut di atas, di pertanyaan kan berapa jumlah masyarakat yang dilibatkan dalam pembangunan padat karya tunai desa, berapa orang dalam persentase HOK nya, apakah LPMD desa di libatkan dalam pembangunan nya, apakah BPD memeriksa dan memonitoring pekerjaan tersebut.

Juga bagaimana mekanisme pengadaan barang dan jasanya menurut aturan Perbup Kabupaten Cianjur, apakah di tempuh tahapan tahapan nya sesuai amanah Perbup pengadaan barang dan jasa di desa kerjasama dengan pihak Ke 3 nya, di adakan lelang sederhana ke beberapa pengadaan barang yang menyuplai material di dalam pembangunan tersebut.

Pemdes Cipeuyeum diduga merekayasa LPJ di program ADM PBB Rp. 42.482.400 PBH, belanja perpustakaan desa Rp. 54.217.000 DD, Belanja program penguatan ketahanan pangan di desa Rp. 257.000.000 DD, ucap sumber agar APH dapat melidik ketiga kegiatan di atas.

Menurut hasil konfirmasi ke berbagai narasumber red, selama ini program ketahanan pangan tahun sebelumnya, tidak ada transparansi nya apakah sudah ada evaluasi dan monitoring melalui musyarawah Desa khusus dengan warga masyarakat dan lembaga desa, juga instansi terkait seperti Binwas Kecamatan Inspektorat kabupaten Cianjur.

Mirisnya lagi, anggaran Insetif guru mengaji, Insentif LPMD, Insentif RT/RW, Insentif Kader Pkk Posyandu sangat Minim di Prioritaskan oleh Desa, padahal itu merupakan Program Prioritas Kementrian Desa yang harus lebih di perhatikan.

Namun, Pemdes lebih condong banyak menganggarkan Program Pembangunan di Desa saja, tidak Balance dengan Program Pemberdayaan Masyarakat di Desa, harusnya tidak hanya mementingkan yang ada untungnya saja, Bidang Pembangunan Desa Program skala prioritas, sehingga yang lainya di abaikan.

Fakta lain terindikasi ada penyelewengan anggaran di SUB bidang pendidikan Desa, hingga menguras DD Rp. 50.000.000, Desa siaga kesehatan Rp. 21.000.000 DD, dana tugu Gapura Desa’ Monumen Rp.35.000.000 DD, Pengingkatan kapasitas Kades Rp. 6.750.000 DD, dana penyuluhan perempuan desa Rp.10.000.000 DD, diduga ada sebagian dana mengalir ke saku para Pejabat dan Perangkat Desa Cipeuyeum.

Cukup besar PAD Desa Cipeyeum Rp.61.200.000, PAD dan lain-lain Rp.2.500.000 + Rp.2.420.000
Bumdes 0 rupiah yang di laporkan kepada warga masyarakat Desa, di kemanakan peruntukan alokasi anggaran PAD oleh Desa, apakah masyarakat dan warga menikmati PAD tersebut, dan mengetahui adanya PAD tersebut juga dipertanyakan apakah ada Pelaporan Rutin Tahunan Musdes PAD, oleh Pemdes kepada Warga Masyarakat Desa.

Hingga berita terkait dugaan Penyelewengan anggaran pendapatan belanja Desa (APBDes) Cipeuyeum tahun 2023 ini di tayangkan, kepala Desa Cipeuyeum Entis Sutisna, no comen alias tidak ada jawaban.

Warga masyarakat Desa Cipeuyeum, berharap agar tim pendamping desa yang ditunjuk oleh kementerian PDTT betul – betul Netral, Badan Pengawas Kecamatan (Binwas) dengan Inspektorat Kabupaten Cianjur dipertanyakan apakah dinas dan Badan tersebut menjalankan tugas nya sesuai tupoksi nya.

Inspektorat Kabupaten Cianjur dalam melakukan Monetoring anggaran selama ini hanya sebatas pembinaan, tidak Prosedural lebih ke ada keberpihakan dengan para KPA, karena dalam pantauan sumber dugaan kejanggalan penyalahgunaan anggaran di realisasi APBDEs tahun 2023, pungkas sumber kenapa hingga sekarang Pejabat dan Perangkat Desa Cipeuyeum aman – aman saja, belum tersentuh oleh APH.

(Romy_Tim)