Breaking
▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton▸ Harga BBM Turun Mulai Besok▸ KPK Tangkap Tersangka Korupsi Dana Desa▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton
BERITA

Kebakaran di Pameungpeuk Kabupaten Garut, Bapak dan Anak Menderita Luka-luka

Admin9 April 20260 views2 menit baca
Kebakaran di Pameungpeuk Kabupaten Garut, Bapak dan Anak Menderita Luka-luka

‎Garut – Penasakti.com // Irawan ( 35 ) dan Abdul Azis ( 10 ) warga RT 01 RW 13, Kampung Cigodeg Tonggoh, Desa Paas, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat menderita luka bakar akibat insiden kebakaran yang menimpa rumahnya pada Selasa ( 29/03/2026 ) sekitar pukul 03 dini hari.

Kebakaran di Pameungpeuk Kabupaten Garut, Bapak dan Anak Menderita Luka-luka
Kebakaran di Pameungpeuk Kabupaten Garut, Bapak dan Anak Menderita Luka-luka
Kebakaran di Pameungpeuk Kabupaten Garut, Bapak dan Anak Menderita Luka-luka
Menurut informasi dari keluarga korban, peristiwa kebakaran tersebut diduga dipicu dari kompor yang lupa dimatikan usai digunakan.
Kebakaran di Pameungpeuk Kabupaten Garut, Bapak dan Anak Menderita Luka-luka
Kebakaran di Pameungpeuk Kabupaten Garut, Bapak dan Anak Menderita Luka-luka

‎Api dengan cepat membesar membuat pemilik rumah panik hingga menghanguskan hampir seluruh bangunan rumah beserta isinya.

‎Warga yang mengetahui peristiwa tersebut segera memberikan pertolongan dengan mencoba melakukan pemadaman secara manual menggunakan alat seadanya.

‎”Kejadiannya sekitar satu minggu yang lalu berawal dari kompor habis terbakar rumahnya,” ujar salah satu keluarga korban.

‎Api baru dapat dipadamkan usai Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ( Disdamkarmat ) Kabupaten Garut, Jawa Barat tiba dilokasi dan segera melakukan proses pemadaman dan pendinginan.

‎Peristiwa ini mengakibatkan dua orang penghuni rumah yang merupakan bapak dan anak mengalami luka bakar sehingga segera dilarikan ke RSUD Pameungpeuk guna mendapatkan perawatan medis.

‎Kini, Irawan beserta kedua anaknya terpaksa harus mengungsi kerumah saudaranya lantaran satu-satunya rumah tempat mereka berlindung telah ludes dilalap si jago merah.

‎Bapak dua anak yang kesehariannya berprofesi sebagai buruh serabutan ini berharap, ada uluran tangan dari pemerintah untuk segera memperbaiki rumahnya yang telah hangus terbakar api.

‎”Saya berharap pemerintah segera memberi bantuan untuk saudara kami,” pungkas paman korban.

(Yana SB)


‎( Penulis: Agus YL / Yan SB )