Breaking
▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton▸ Harga BBM Turun Mulai Besok▸ KPK Tangkap Tersangka Korupsi Dana Desa▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton
Aniversary

Kecamatan Margahayu Melestarikan Budaya, Gandeng Paguyuban Satria Sunda Sakti: Dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Bandung Ke 384

Admin26 April 20250 views3 menit baca

Margahayu Kab Bandung || Penasakti.com – Sebuah Kecamatan diperkotaan menjadi salah satu kecamatan di Kabupaten Bandung yang memeriahkan hari jadi Kabupaten Bandung ke 384.

Gebyar Budaya, dengan beberapa Talent dan pegiat seni dimulai tari jaipong, Silat, dan wayang yang baru saja tampil mengapresiasi pihak kecamatan sebagai barometer pemerintah yang melestarikan Budaya.

Acara diselenggarakan oleh Kecamatan Margahayu pada hari Jum’at 25 April 2025 ini bertempat di Depan Kampus Nurtanio atau balai literasi Bedas, memuat 427 masyarakat yang turut hadir dari pagi sampai dini Hari.

Di tengah puncak acara terlihat senyum dan harapan bahwa Kabupaten Bandung menjadi identitas Budaya di Jawa Barat khususnya dari kecamatan Margahayu.

Acara puncak HUT Kab Bandung ke 384 di dukung juga oleh Desa – Desa setempat yang memeriahkan dengan lomba fashion show serta batik Kina sebagai identitas Batik Bandung.

Masyarakat pun berharap acara ini menjadi awal tanggung jawab bersama terkait budaya yang harus dilestarikan bersama.

Menurut penuturan beberapa saksi mata (yang juga masih terkagum kagum ada wayang perdana), tempat yang mereka sambangi begitu meriah *suka cita*

Untuk memberikan kesempatan kepada para seniman untuk beratraksi dan perform Seni Sunda.

Entah bagaimana ceritanya, Masyarakat yang mungkin terlalu asyik menonton atau mungkin sedang khusyuk mendengarkan dan melihat penampilan, tidak menyadari bahwa acara larut malam hingga dini hari.

Yang lebih mengesankan, Ibu Camat Margahayu, Hj Tatty Suhartati SH M. Si melayani dan berdiskusi dengan masyarakat secara langsung dan ikut memeriahkan acara dengan menghadiri hingga larut malam.

Ketika acara meriah dan sukses tak lupa beliau mengucapkan terimakasih warga masyarakat kecamatan Margahayu dan untuk menghimbau untuk senantiasa menjaga kondusifitas.

Hadir juga Danramil serta Kapolsek setempat yang turut menjaga keamanan di lokasi serta Jagaraksa, Keamanan di Satria Sunda Sakti.

Acara sempat Hujan sbentar Untungnya, ketika wayang tampil hujan berangsur hilang.

“Bayangkan saja, kecamatan Margahayu yang perkotaan tetap menjaga budaya Sunda dan melestarikan Seni di daerah Margahayu.

Masyarakat dan pegiat Seni Kabupaten Bandung dan Bandung Barat yang hadir, Sangat mengapresiasi Kecamatan Margahayu *Margahayu Hade*,” ujar salah seorang peserta sambil takjub.

“Kami semua di acara langsung heboh dan tidak percaya ada wayang perdana.”

Sontak, kejadian ini membuat seisi aula tertawa terbahak-bahak. Tepuk tangan meriah dari acara Perkusi Silat Jaipong dengan sigap menghibur masyarakat Margahayu.

“Ini pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan,” kata Pegiat Seni sambil tersenyum sumbringah ketika kembali pulang. “Saya benar-benar merasa seperti adegan di teater budaya.”

Acara ini tentu saja menjadi bahan perbincangan dan Status whatsapp dan Instagram di handphone-handpone selama sepekan kedepan.

Meskipun sempat panik hujan, Namun penonton tetap menonton hingga akhir acara. Kisah Gebyar Budaya Perdana di Kelurahan Sulaeman ini akan menjadi kenangan lucu indah dan takan terlupakan yang akan selalu diingat oleh Masyarakat Kecamatan Margahayu.

(Asep Syahrul Muharom)