Breaking
▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton▸ Harga BBM Turun Mulai Besok▸ KPK Tangkap Tersangka Korupsi Dana Desa▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton
Berita Utama

Kepala Cabang Manajer Eksekutif NU Care Lazisnu Pesawaran Menandatangani Louncing Kampung Zakat Sidodadi

admin penasakti12 Februari 20260 views3 menit baca
Kepala Cabang Manajer Eksekutif NU Care Lazisnu Pesawaran Menandatangani Louncing Kampung Zakat Sidodadi

Pesawaran || Penasakti.com – Kepala Cabang Manager Eksekutif Nucare Lazisnu PCNU Pesawaran Arib Agus Wibowo hadir bersama para pemangku kepentingan menandatangani komitmen bersama kolaborasi penguatan Program Kampung Zakat Sidodadi,

Bertempat di Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran. Kampung Zakat Sidodadi menjadi satu-satunya kampung zakat di Provinsi Lampung yang terpilih sebagai Kampung Zakat Tahun 2025, pada Kamis 12 Februari 2026

Penandatanganan komitmen ini menjadi tonggak penting dalam membangun sinergi lintas sektor guna mendorong pemberdayaan ekonomi umat berbasis zakat produktif.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran,

Deputi 1 Direktur ID Humanity Dompet Dhuafa Bapak Juperta Panji Utama, serta Manager Layanan Masyarakat ID Humanity Dompet Dhuafa Bapak Kamaludin.

Hadir pula Kepala Kejaksaan Negeri Pesawaran, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pesawaran, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kepala Dinas Perkebunan & Peternakan,

Hadir juga Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Koperasi & UMKM, Kepala Dinas Perindustrian & Perdagangan, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Pesawaran,

Camat Way Lima, Kepala Kepolisian Subsektor Way Lima, Kepala KUA se-Kabupaten Pesawaran, Ketua Baznas Kabupaten Pesawaran, Ketua MUI Kabupaten Pesawaran,

Ketua BWI Perwakilan Kabupaten Pesawaran, Kepala Cabang BSI Gedongtataan, Ketua LazisNU Kabupaten Pesawaran, Ketua LazisMU Kabupaten Pesawaran, Kepala Desa Sidodadi,

Pengurus Badan Wakaf Sidodadi (BWS), serta seluruh calon mitra sinergi, tokoh masyarakat, dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Ketua Kampung Zakat Sidodadi, A’immatul Azizah, menyampaikan bahwa pembentukan Kampung Zakat Sidodadi berangkat dari kesadaran bersama atas kondisi sosial-ekonomi masyarakat desa yang memiliki potensi besar.

“Kami melihat bahwa potensi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di sini sangat besar. Namun potensi ini ibarat raksasa yang tertidur jika tidak dikelola secara profesional.

Kami ingin mengubah pola pikir dari sekadar bantuan konsumtif yang sekali habis, menjadi penguatan ekonomi umat berbasis pemberdayaan melalui zakat produktif,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penetapan Desa Sidodadi sebagai lokus Kampung Zakat didasarkan pada pertimbangan potensi sosial dan ekonomi yang komprehensif.

Struktur kemasyarakatan yang solid serta tingginya kepedulian sosial masyarakat menjadi modal utama keberhasilan program.

Sinergi antara kearifan lokal dan religiusitas warga diyakini mampu menguatkan program pemberdayaan berbasis ZIS.

Menurutnya, keberhasilan menghadirkan para kolaborator dalam momentum tersebut merupakan buah dari kerja keras Kepala Kemenag Kabupaten Pesawaran, KUA Way Lima, serta kekompakan seluruh pengurus Kampung Zakat Sidodadi.

Sementara itu, Deputi 1 Direktur ID Humanity Dompet Dhuafa, Bapak Juperta Panji Utama, mengungkapkan bahwa Dompet Dhuafa bersama Kementerian Agama merupakan pencetus dan perumus awal program Kampung Zakat.

“Skema program Kampung Zakat merupakan arahan dari Dompet Dhuafa agar program ini tidak hanya sebatas seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata di tengah masyarakat.

Dari ratusan kampung zakat yang tersebar di seluruh Indonesia, Dompet Dhuafa memilih Kampung Zakat Sidodadi, Lampung, sebagai salah satu yang mendapatkan pendampingan,” jelasnya.

Ia berharap kolaborasi multipihak yang telah terbangun dapat menjadi model pemberdayaan berbasis zakat yang berkelanjutan dan berdampak luas.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, H. Farid Wajdi, S.Ag., M.Kom.I., dalam sambutannya sekaligus melaunching secara resmi Kampung Zakat Sidodadi.

Ia mengajak seluruh kolaborator untuk bersinergi dan berkomitmen bersama menyukseskan program tersebut.

“Kampung Zakat bukan hanya program, tetapi gerakan bersama untuk mengangkat kesejahteraan umat.

Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah, lembaga zakat, dunia usaha, dan masyarakat, kita optimistis Kampung Zakat Sidodadi akan menjadi percontohan keberhasilan pemberdayaan ekonomi berbasis zakat di Lampung,” tegasnya.

Dengan penandatanganan komitmen bersama ini, Kampung Zakat Sidodadi diharapkan mampu menjadi pusat penguatan ekonomi umat, mempercepat pengentasan kemiskinan, serta menghadirkan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran.

(Ikbal)