Penasakti.com // Sukabumi – Pada masa penjajahan dahulu kala ada seorang pengusaha yang datang dari negeri Belanda disebut dengan Eduard Julius Kherkhoven beliau seorang pengusaha yang datang ke tanah Nusantara menetap di daerah nagrak cibadak kabupaten sukabumi.



Perkebunan ini merupakan Perkebunan te hyang pertamakali dan terluas pada waktu masa hindia Belanda,
Ondermening memiliki luas kurang lebih 2.150 ha, bisa memperkerjakan 1,.500 karyawan serta menghasilkan the yang cukup berkualitas penghasilannya 140.000 poundsterling.
Yang terkenal pada saat itu dengan nama juragan sepuh yaitu eduard Julius kerkhoven juga memiliki tempat peliharaan hewan-hewannya diantara kuda, gajah serta hewan lainnya dan beliau juga pernah menjadi ketua sukabumi landbouw Vereeniging 1881. Dan juga menjadi ketua organisasi pacuan kuda priangan.
Eduard Julius kerkhoven memberikan aktivitasnya terhadap anak-anaknya secara turun temurun seperti anaknya ARW Kekhoven, dan juga keponakan dari juragan sepuh yaitu BOSCHA yaitu pemilik Perkebunan Malabar,taloen, pendiri cikal bakal ITB dan pemilik teropong bintang lembang.
Menurut cerita dari salah satu keturunannya yang berada di ciaul pasir kota sukabumi pensiunan kepala sekolah / SD Cisarua kota sukabumi ibu HJ. Rodiah bahwa eduard Julius kerkhoven pernah memeriahkan dengan membawa para pemaen gamelan sarioneng dalam rangka peresmian Menara Eiffel tahun 1889.
(Rudy Januar)
