Breaking
▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton▸ Harga BBM Turun Mulai Besok▸ KPK Tangkap Tersangka Korupsi Dana Desa▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton
BERITA

Mengaku Punya Anak Buah, Oknum Guru SMK Negeri 6 Garut Diduga Ancam Wartawan

admin penasakti13 April 20260 views2 menit baca
Mengaku Punya Anak Buah, Oknum Guru SMK Negeri 6 Garut Diduga Ancam Wartawan

Garut – Penasakti.com // Oknum Guru SMK Negeri di Kabupaten Garut berinisial UT diduga telah melakukan pengancaman terhadap salah satu wartawan.

Mengaku Punya Anak Buah, Oknum Guru SMK Negeri 6 Garut Diduga Ancam Wartawan
Mengaku Punya Anak Buah, Oknum Guru SMK Negeri 6 Garut Diduga Ancam Wartawan

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin ( 13/04/2026 ) saat Tim Liputan Penasakti.com mendatangi SMK Negeri 6 Garut yang beralamat di Jalan Raya Limbangan KM 1, Cijolang, Kecamatan Balubur Limbangan,

Mengaku Punya Anak Buah, Oknum Guru SMK Negeri 6 Garut Diduga Ancam Wartawan
Mengaku Punya Anak Buah, Oknum Guru SMK Negeri 6 Garut Diduga Ancam Wartawan

untuk melakukan konfirmasi terkait program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ( Kemendikdasmen ) tahun 2025.

‎Untuk mendapatkan informasi akurat, wartawan telah minta izin kepada salah satu satpam yang bertugas pada hari itu agar dapat ketemu Kepala SMK Negeri 6 Garut guna melakukan wawancara secara langsung.

‎”Saya sampaikan dulu ke dalam pak, bapak dari mana,” ujar salah satu petugas keamanan.

‎Bukan ketemu Kepala Sekolah dan tidak juga membahas terkait program revitalisasi, tanpa menanyakan maksud dan tujuan salah satu oknum guru SMK Negeri 6 Garut berinisial UT justru melontarkan perkataan yang dinilai arogan.

‎Berulangkali UT mengancam salah satu wartawan dari Penasakti.com yang saat itu tidak berada di lokasi.

‎Selain mengancam akan melaporkan, UT juga mengaku mendapat dukungan dari sejumlah Lembaga Bantuan Hukum ( LBH ) hingga sejumlah anak buahnya.

‎”Itu si YN mau dicari sama anak buah saya, banyak LBH yang dukung saya,” ujar UT.

‎Merasa mendapat tanggapan yang kurang mengenakkan, Tim Penasakti.com memutuskan untuk membatalkan liputan dan segera meninggalkan lokasi.

‎Peristiwa ini bukan sekedar ancaman biasa, UT diduga telah melakukan ancaman terhadap tugas jurnalistik yang dilindungi undang-undang.

‎Sekolah berlabel Negeri di Kabupaten Garut Jawa Barat yang semestinya menyampaikan keterbukaan informasi publik, justru diduga melakukan upaya pembungkaman terhadap kebebasan Pers melalui intimidasi terhadap wartawan.

‎Kondisi di SMK Negeri 6 Garut ini diharap segera mendapat tindakan tegas dari Pemerintah utamanya Dinas Pendidikan hingga Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, karena sikap UT dinilai telah melakukan pengancaman terhadap wartawan.


‎( Redaksi )