Breaking
▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton▸ Harga BBM Turun Mulai Besok▸ KPK Tangkap Tersangka Korupsi Dana Desa▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton
Aniversary

Milangkala ke 40 dan Syukuran Ruat Bumi Desa Cimanglid digelar dengan Istighosah bersama

Admin2 Agustus 20240 views2 menit baca
Milangkala ke 40 dan Syukuran Ruat Bumi Desa Cimanglid digelar dengan Istighosah bersama

Penasakti.com // Subang – Milangkala ke 40 dan Ruat Bumi yang merupakan mitos orang Sunda yang selalu dilakukan pada pergantian hari besar Islam yaitu bulan Muharam atau dalam bahasa jawa bulan Suro. (01/08/2024)

Milangkala ke 40 dan Syukuran Ruat Bumi Desa Cimanglid digelar dengan Istighosah bersama
Milangkala ke 40 dan Syukuran Ruat Bumi Desa Cimanglid digelar dengan Istighosah bersama

Desa Cimanglid Kecamatan Kasomalang merupakan daerah pegunungan diwilayah selatan Kota Subang yang kaya dengan hasil pertanian, perkebunan dan rempah-rempah kerap mengadakan acara Milangakala ke 40 serta Syukuran Ruat Bumi pada pergantian tahun baru Islam.

Tatat Nurul F. selaku PAW Kades Cimanglid periode 2024-2028 karena ada penambahan 2 tahun pemimpin wanita yang merupakan putri daerah dengan etitute serta etika yang baik dan ramah sekaligus melakukan kinerja selalu sinergi dengan aparatur juga masyarakat setempat.

Tepat hari kamis malam jum’at tanggal 1 Agustus 2024 digelar acara syukuran Milangakala ke 40 dan Ruat Bumi bertempat di depan kantor desa Cimanglid Kecamatan Kasomalang Kabupaten Subang.

Ibu Kades Cimanglid memberikan keterangan pada waktu yang sama “Alhamdulillah dengan dilaksanakannya Milangakala Ke 40 serta Ruat Bumi Di desa kami walaupun dengan sangat sederhana namun mempunyai makna Islami dengan Doa Istighosah bersama, agar masyarakat desa Cimanglid selalu diberikan kesehatan juga Rizki yang berlimpah dengan hasil pertanian, perkebunan, perdagangan dan karyawan / pegawai.

Agar Desa Cimanglid BERSINAR dengan pepatah bahasa sunda ” Ka Lulugu Singagugu, Malah Mandar Desa Urang Beuki Maju, Lumampah Kudu Menah, Supaya Hirup Tambah Barokah” pungkas Ibu Kades Tatat Nurul F.

(HDN)