Breaking
▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton▸ Harga BBM Turun Mulai Besok▸ KPK Tangkap Tersangka Korupsi Dana Desa▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton
Budaya

NGAWANGKONG 2 Merawat Nyi Pohaci, “Tani” Sebagai Hakikat Hidup Masyarakat Pancer Pangawinan

Admin29 November 20230 views2 menit baca
NGAWANGKONG 2 Merawat Nyi Pohaci, “Tani” Sebagai Hakikat Hidup Masyarakat Pancer Pangawinan

Penasakti.com // Sukabumi – Amanat ti nini aki, sing asli milampah tani, lain tani ekonomi, tani adat nu mimiti, ulah rek diluliluli, sanajan zaman merdeka, adat tong direka-reka, mawa adat nu baheula..”

Begitulah penggalan lirik lagu angklung Kasepuhan Gelaralam yang berjudul “Lagu Tani”. Penggalan lirik tersebut menggambarkan bagaimana masyarakat adat Pancer Pangawinan menjalankan kehidupan bertani bukan semata-mata sebagai mata pencaharian, tetapi bertani.

khususnya menanam “padi huma” adalah jalan hidup yang dipilih mengikuti amanat para leluhur. Leluhur Pancer Pangawinan berpandangan falsafah kehidupan “buhun” bukan sesuatu yang diwacanakan, didiskusikan, atau dipertanyakan, melainkan untuk memahaminya warga hanya perlu menjalani dan mempraktekannya melalui bertani.

Falsafah “buhun” tersebut diwujudkan dalam beragam simbol-simbol yang terdapat dalam siklus tani. Salah satu yang paling menonjol adalah Nyi Pohaci Sanghiyang Sri sebagai simbolisasi padi itu sendiri.

Untuk memahami lebih lanjut mengenai pandangan masyarakat Pancer Pangawinan ini mari ikuti diskusi

#Ngawangkong edisi kedua yang berjudul “Merawat Nyi Pohaci, Tani sebagai hakikat hidup Masyarakat Pancer Pangawinan” yang diadakan secara hybrid (baik luring (offline) maupun daring (online).

👤Narasumber:
Elva Yulia Safitri S.Pd (Kasepuhan Gelaralam)
👤Moderator:
Didin Mishbahuddin, S.Hum. (Museum Ki Paharé)

📍Tempat : Museum Ki Pahare, Kompleks Terminal Tipe A K.H. Ahmad Sanusi, Sukabumi.
⏰Waktu: Sabtu 9 Desember 2023, Pukul 19:00 WIB s.d selesai.
📎Registrasi (untuk peserta daring): bit.ly/Ngawangkong-2

*Terdapat sertifikat bagi yang mengikuti diskusi ini.

Museum Ki Pahare
2023

#museumkipahare
#kipaharemuseumfoundation
#localwisdom
#cultureheritage
#jejakbudayasukabumi
#sukabumi
#jawabarat
#ngawangkong2

(Rudy Januar)