Jabar || Penasakti.com – Apa itu P5 Merdeka Belajar” Sebentar lagi anak anak masuk belajar setelah libur sekolah.
![[2/1 11.44] rudy Penasakti Skmbi: "Apa itu P5 Merdeka Belajar" Sebentar lagi anak anak masuk belajar setelah libur sekolah. 1. kearifan lokal peserta didik membangun rasa ingin tahu dan kemampuan inkuiri melalui eksploitasi budaya dan kearifan lokal masyarakat sekitar atau daerah serta perkembangannya, makanan dan minuman khas daerah, artefak budaya,cerita rakyat, karya seni daerah. 2. bhineka tunggal ika: mengenal dan mempromosikan budaya perdamaian dan anti kekerasan, belajar membangun dialog penuh hormat tentang keberagaman serta nilai-nilai ajaran yang dianutnya seperti menonton film bersama tentang toleransi dan keberagaman, membuat puisi tentang keberagaman, konflik bikin kita dewasa, merancang maket prototipe tata kota, merayakan keberagaman. 3. gaya hidup berkelanjutan yaitu peserta didik mampu memahami dampak aktivitas manusia baik jangka pendek maupun jangka panjang terhadap kelangsungan kehidupan didunia maupun dilingkungan sekitarnya seperti menggunakan produk yang bisa didaur ulang, mengurangi limbah, pilih produk ramah lingkungan, praktekan daur ulang, pemanfaatan sampah organik. 4. bangunlah jiwa dan raganya yaitu peserta didik membangun kesadaran dan keterampilan memelihara kesehatan fisik dan mental baik untuk dirinya maupun untuk oranglain disekitarnya peserta didik melakukan penelitian dan mendiskusikan masalah terkait kesejahteraan diri dan perundungan serta berupaya mencari jalan keluarnya seperti mencari solusi tentang bulliying, cegah perundungan didunia maya, kesejahteraan diri, membuat seminar tentang anti kekerasan, membuat poster tentang perundungan, kekerasan fisik. 5. rekayasa dan tekhnologi yaitu peserta didik melatih daya fikir kritis, kreatif, inovatif, sekaligus kemampuan berempati untuk berekayasa membangun produk-produk bertekhnologi yang memudahkan kegiatan diri dan sekitarnya, seperti membuat sablonan kaos, merancang tekhnologi untuk mengurangi sampah organik, menciptakan apcyling barang bekas, membuat alat musik sederhana.[2/1 12.33] rudy Penasakti Skmbi: "P5 MERDEKA BELAJAR"](https://penasakti.com/wp-content/uploads/2024/01/IMG-20240102-WA0008.jpg)
1. kearifan lokal peserta didik membangun rasa ingin tahu dan kemampuan inkuiri melalui eksploitasi budaya dan kearifan lokal masyarakat sekitar atau daerah serta perkembangannya, makanan dan minuman khas daerah, artefak budaya,cerita rakyat, karya seni daerah.
2. bhineka tunggal ika: mengenal dan mempromosikan budaya perdamaian dan anti kekerasan, belajar membangun dialog penuh hormat tentang keberagaman serta nilai-nilai ajaran yang dianutnya seperti menonton film bersama tentang toleransi dan keberagaman, membuat puisi tentang keberagaman, konflik bikin kita dewasa, merancang maket prototipe tata kota, merayakan keberagaman.
3. gaya hidup berkelanjutan yaitu peserta didik mampu memahami dampak aktivitas manusia baik jangka pendek maupun jangka panjang terhadap kelangsungan kehidupan didunia maupun dilingkungan sekitarnya seperti menggunakan produk yang bisa didaur ulang, mengurangi limbah, pilih produk ramah lingkungan, praktekan daur ulang, pemanfaatan sampah organik.
4. bangunlah jiwa dan raganya yaitu peserta didik membangun kesadaran dan keterampilan memelihara kesehatan fisik dan mental baik untuk dirinya maupun untuk oranglain disekitarnya peserta didik melakukan penelitian dan mendiskusikan masalah terkait kesejahteraan diri dan perundungan serta berupaya mencari jalan keluarnya seperti mencari solusi tentang bulliying, cegah perundungan didunia maya, kesejahteraan diri, membuat seminar tentang anti kekerasan, membuat poster tentang perundungan, kekerasan fisik.
5. rekayasa dan tekhnologi yaitu peserta didik melatih daya fikir kritis, kreatif, inovatif, sekaligus kemampuan berempati untuk berekayasa membangun produk-produk bertekhnologi yang memudahkan kegiatan diri dan sekitarnya, seperti membuat sablonan kaos, merancang tekhnologi untuk mengurangi sampah organik, menciptakan apcyling barang bekas, membuat alat musik sederhana.
(Rj_Sukabumi)
