Penasakti.com // Bandung Jawa Barat – Fisiknya lemah, namun memiliki keberanian, kecerdasan, kedisiplinan, keteguhan, ketulusan, keikhlasan dan kejujuran yang luar biasa dalam berucap dan bertindak.
Itulah awal muawal gagasan otentik bukan kosmetik, lahirnya FPPI (Forum Purnawirawan Pejuang Indonesia ) pada 24 Januari 2022, yang dideklarasikan di Monumen Perjuangan (Monju ), Bandung, Jabar ( 22 Januari 2024 )
FPPI lahir dengan modal material kosong, namun bukan berkualitas odong odong, otak kosong, gaya song song dan berteori gorong gorong
Dengan meneladani karismatik Pangsar Jendral Sudirman, FPPI terus berkembang sepanjang masa, timbul tenggelam bersama dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara, tegak lurus mengawal dan mengiringi derap langkah menuju cita cita bangsa, yang berlandaskan Pancasila, UUD ’45, Bhineka Tunggal Ika dan Cinta NKRI
FPPI dimotori mantan prajurit TNI dan POLRI, diperkuat Anggota kehormatan ( para pakar dan praktisi dari berbagai bidang ) dan Anggota Luar Biasa ( dari KB TNI POLRI dan masyarakat ), tapi bukan under bow TNI POLRI
Visi dan misi, sebagai mitra pemerintah sekaligus beroposisi menghadapi masalah masalah kebijakan yang tidak pro rakyat atau yang keluar dari ON THE TRACK tujuan dan kepentingan Nasional sesuai yang termaktub dalam UUD ’45 ( dalam menjaga, membela dan mempertahankan kedaulatan negara serta keutuhan dan keselamatan seluruh tumpah darah Indonesia, baik diatas maupun didalam perut bumi Indonesia, meningkatkan kecerdasan dan kesejahteraan rakyat Indonesia, serta ikut memperjuangkan kemerdekaan, keadilan, ketertiban, keamanan dan perdamaian Dunia )
*FPPI ber khas Nasionalis Agamis, beretos kerja berketuhanan, konstitusional, konsepsional, beradab, bermartabat, profesional, proporsional, efektif, efisien, saling menghargai dan saling menghormati, tak tumbang karena cacian, tak terbang karena pujian*
FPPI senantiasa mengikuti, mengiringi dan mengawal perkembangan dan dinamika aktual, termasuk perkembangan dan dinamika PEMILU / PILPRES 2024, terkait isu isu sensitif tentang perubahan dan perbaikan, pembangunan yang berkelanjutan bukan kekuasaan yang berkelanjutan, taubat ekologi yang dilandasi perbaikan etika pribadi, etika lingkungan dan etika pembangunan
Kebutuhan presiden yang tegas, jelas, kerja tuntas, yang bagi bagi ilmu bukan berijasah palsu, kepemimpinan nasional yang memiliki gagasan gasan otentik bukan kosmetik, bukan yang sibuk memperpanjang jalan tol namun mememperpendek dan memperbodoh jalan pikiran, yang konsisten dan komitmen terhadap penegakan hukum, yang mengutamakan kebijakan kebijakan nasional dan subtansi bukan tehnis atau definisi
Yang memandang motor sebagai kendaraan berperan besar dalam kemajuan dan bukan dijadikan obyek pajak
Yang pegang teguh aturan dan bukan aturan baru yang dipaksakan yang ugal ugalan
Yang tegas dalam membersihkan kotoran dari sampah sampah pembangunan
FPPI melonggarkan anggotanya untuk berpartisipasi atas langkah langkah dan kegiatan semua capres dengan menggunakan FPPI sebagai roh, dan partai apapun sebagai baju, yang ber ending, pada pencoblosan oleh hati nurani terhadap presiden yang dipilih
Dan. akhirnya…FPPI kembali berkumpul dan bersatu seusai PILPRES / PEMILU
ALLAHU AKBAR. !!!
MERDEKA. !!!!
(Bandung, 22 Januari 2024, )
TTD : Kol Purn Sugengwaras,
( Ketua Umum FPPI )
🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩
(Pewarta : Rudi Sapari As)
