Purwakarta || Penasakti.com – Pernyataan tersebut diungkapkan oleh ketua exco partai Buruh kecamatan Cibatu Hendro Julianto, menurutnya sikap politik yang di ambil ketua partai Buruh exco Kab purwakarta tidak etik dan tidak etis, karna sikap politik tidak pernah koordinasi kepada jajaran pengurus yang lain. (Kamis 07 November 2024)
“”PARTAI BURUH EXCO PURWAKARTA BUBAR!!!””
Hal itu di kuatkan dengan konfirmasi sdr Hendro kepada SEKJEN Partai Buruh kabupaten Purwakarta Abah Denny Rokmanul hakim setelah dikonfirmasi tidak ada kabar.
Bahkan surat menyurat kepartaian pun selalu tanda tangan scan, jelas ini membuat kita dari unsur ORI yaitu sayap organisasi politik SPSI merasa geram, karna abah Denny yang tak lain Ketua ORI ( ORGANISASI RAKYAT INDONESIA) Kabupaten Purwakarta tidak pernah dilibatkan dalam sikap politik yang di ambil oleh ketua Partai Buruh kabupaten Purwakarta kang wahyu..
“Kita dari unsur ORI atau SPSI bukan masalah dukungan kepada calon yang mana, tp etika berpartainya tolong jalankan, karna partai Buruh bukan milik satu Federasi saja” ungkap Hendro
Hendro menambahkan “Kami ORI bersikap seperti ini karna ingin menyelamatkan marwah dan masa depan partai, karna partai baru jika tidak punya prinsip berpolitik akan bahaya, bahkan bisa jadi kita kandas di tengah jalan”
kami bukan mempermasalahkan dukungan calon bupati mau ke no berapa, mau ke no 1 , no 2 , no 3 atau bahkan no 4 pun silahkan asal etika berorganisasinya dipakai,, kemarin kita mendukung no 3 , lalu pindah haluan ke no 1 , tanpa sepengetahuan pengurus exco kabupaten yang lainnya.
Ditengah hiruk pikuk panasnya pilkada saat ini, partai non Parlemen memang menjanjikan untuk menambah lumbung suara khususnya partai Buruh karna purwakarta adalah salah satu kota industri yang dimana semua di isi kalangan kelas pekerja, jadi aga seksi jika partai Buruh di gaet oleh paslon di pilkada 2024
Atas ijin ketua ORI yaitu ABAH DENNY yang juga SEKERTARIS partai Buruh kab purwakarta, kami unsur ORI akan mengambil sikap tegas dalam pilkada 2024 .
(dede ramdani)

