Breaking
▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton▸ Harga BBM Turun Mulai Besok▸ KPK Tangkap Tersangka Korupsi Dana Desa▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton
SOSPENDBUD

PEMBUKAAN DAN PERESMIAN PERPUSTAKAAN SUBANGJAYA JENDELA ILMU (SUJEMU)

Admin25 November 20230 views2 menit baca

Penasakti.com // Sukabumi Tgl 24 November 2023 – Melalui perpustakaan berbasis masyarakat, masyarakat dapat mengakses sumber daya informasi dan pengetahuan, meningkatkan keterampilan literasi, mengembangkan minat membaca, serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan budaya.

PEMBUKAAN DAN PERESMIAN PERPUSTAKAAN SUBANGJAYA JENDELA ILMU (SUJEMU)
Foto Dokumentasi Pewarta Penasakti.com

Konsep ini juga mendorong inklusivitas, partisipasi aktif, dan keterlibatan masyarakat dalam membangun komunitas yang lebih kuat dan berpengetahuan.

PEMBUKAAN DAN PERESMIAN PERPUSTAKAAN SUBANGJAYA JENDELA ILMU (SUJEMU)
PEMBUKAAN DAN PERESMIAN PERPUSTAKAAN SUBANGJAYA JENDELA ILMU (SUJEMU)

Tujuan : Menjadikan Perpustakaan Kelurahan Subangjaya sebagai tempat masyarakat belajar dan sebagai sumber informasi,edukasi, kesehatan rekreasi dan olahraga serta pengembagan ekonomi kreatif masyarakat untuk meningkatkan sumber daya manusia di kelurahan Subangjaya secara khus dan Kota Sukabumi secara umum

Beralamat di Jl.Ciaul Pasir Rt 05 Rw 08
Kel.Subangjaya Kec Cikole Kota Sukabumi

Unsur yang terlibat
1. Dispusip
2. Kecamatan
3. Kelurahan
4.RT /RW
5. Kader Posyandu
6.PKK
7. Perwakilan Kepala Sekolah se. Kel Subangjaya
8. Relawan Perpustakaan Cisarua
9.Pengurus Perpustakaan Cisarua
10. Mitra **TBM Kota Sukabumi
11.Sponsor BJB, PT UG , Superindo, Goalpara Hils

Missi kami

Perpustakaan berbasis masyarakat adalah suatu konsep perpustakaan yang dikelola, diperuntukkan, dan melibatkan partisipasi masyarakat secara aktif. Konsep ini menempatkan masyarakat sebagai pusat perhatian dalam kegiatan perpustakaan sebagai pemilik, peserta, dan pendukung langsung dari berbagai layanan perpustakaan.

Perpustakaan berbasis masyarakat memiliki beberapa ciri khas, antara lain:

1. Partisipasi masyarakat: Perpustakaan berbasis masyarakat memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam perencanaan, pengelolaan, dan pengembangan layanan perpustakaan. Masyarakat dapat menjadi anggota, sukarelawan, atau bahkan berperan sebagai pengambil kebijakan perpustakaan.

2. Kebutuhan lokal: Perpustakaan ini didesain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Dalam hal koleksi, program, dan layanan perpustakaan, perhatian diberikan pada konteks budaya, bahasa, dan kebutuhan informasi yang relevan dengan masyarakat setempat.

3. Akses terbuka: Perpustakaan berbasis masyarakat berfokus pada meningkatkan aksesibilitas bagi masyarakat untuk memanfaatkan layanan perpustakaan. Pintu masuk yang mudah, jam operasional yang fleksibel, dan kebijakan memberikan akses kepada semua golongan masyarakat adalah prinsip yang dijunjung.

4. Inklusif: Perpustakaan ini dirancang untuk memberikan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang usia, jenis kelamin, status sosial, atau latar belakang pendidikan. Program yang mencakup pendidikan, pelatihan, dan pemenuhan kebutuhan informasi semua kalangan menjadi perhatian utama perpustakaan berbasis masyarakat.

5. Sentra kreativitas: Perpustakaan berbasis masyarakat berperan sebagai pusat kreativitas yang melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan budaya, seni, dan literasi. Kolaborasi dengan komunitas lokal, pelaku seni, dan pendidik sering dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang inspiratif dan inovatif.

(Rudy Januar_Sukabumi)

Bagikan:𝕏