Breaking
▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton▸ Harga BBM Turun Mulai Besok▸ KPK Tangkap Tersangka Korupsi Dana Desa▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton
Pesta Demokrasi

Pengawalan Pendistribusian Logistik Pemilu Dengan Ketat Oleh Panwaslu Kecamatan Margahayu Hingga Ke TPS

Admin11 Februari 20240 views2 menit baca

Kab Bandung || Penasakti.com – Panwaslu kecamatan margahayu mengawal ketat Pendistribusian logistik Pemilu 2024 dari gudang KPU kabupaten Bandung yang beralamatkan di Kecamatan Katapang Hingga Ke 356 TPS di wilayah kecamatan Margahayu.

Menurut Achmad Ridwan Ketua Panwaslu Kecamatan Margahayu telah melakuan pengawasan pendistribusian logistik pemilu dimulai dari tanggal 6 februari 2024 sebanyak 1780 kotak suara yang terdiri dari kotak suara Pemilihan Presiden wakil presiden, dpd ri, dpr ri, dprd prov jawa barat, dan dprd kabupaten Bandung.

Panwaslu kecamatan Margahayu sebelumnya merekomendasikan kepada ketua PPK Kecamatan margahayu untuk memperbaiki atap yang bocor di gudang Logistik kecamatan Margahayu dan menambah penerangan di wilayah gudang.

Kami pastikan dan rekomendasikan kepada PPK kecamatan Margahayu agar gudang penyimpanan logistik pemilu 2024 aman jauh dari jangkauan hewan seperti tikus, dan bebas dari jangkauan banjir atau bocor.

Adapun mengenai atap yang bocor telah kami rekomendasikan untuk diperbaiki sebelum logistik bergerak dari gudang KPU kabupaten Bandung menuju gudang PPK kecamatan margahayu, dan alhamadulilah PPK kecamatan Margahayu telah memperbaikinya dan ketika saya liat memang sudah tidak bocor lagi.

Dalam pengawasan logistik di kecamatan Margahayu Panwaslu Kecamatan Margahayu berkordinasi dengan PPK Kecamatan Margahayu, Forkopimcam Margahayu baik itu unsur TNI, POLRI, maupun pemerintah kecamatan.

Disepakati secara bersama baik dari ppk, panwascam, dan unsur muspika melakukan penjagaan gudang 24 jam sebelum logistik bergerak ke wilayah desa dengan menerapkan system piket Bersama.

“Dalam hal pendistibusian logistik di tingkat desa maupun TPS kami instruksikan PKD dan PTPS diwilayahnya masing – masing untuk mengawasi dan mengawal logistik sampai ke TPS hingga H-1 Pencoblosan” ujar Achmad.

(Yudi Irfan Daniel)