Peringatan Maulid Nabi
Katapang, Kab bandung || Penasakti.com – YPP Nurul Bahri Al-Mashoolih memperingati Maulid Nabi yang menjadi gelora semangat para Santri serta Madrasah se Desa Sangkanhurip dan di isi oleh festival kreasi seni.

Madrasah hingga tausiyah menelada sifat Rosul Nabi kita Muhammad yang menjadi lentera bagi umatnya,

Al-Mashoolih, yang mengawali rangkaian Hari Santri pada tanggal 18 Oktober 2025 dan di isi juga oleh Tabligh akbar oleh Dr KH Yayan Bunyamin M.phil, Kyai Produktif yang membahas secara mendalam bagaimana Sifat Nabi di pasar bukan hanya di Mesjid.
Nabi sebagai Pelopor pebisnis Dunia dari sisi yang jarang dikaji, Nabi itu kaya dan terus berikhtiar berupaya menjadi Penopang Mu’amalah di Jazirah Timur tengah.
Acara ini di mulai dari pagi hari diawali dengan gerak jalan Santri Madrasah Se-Desa Sangkan Hurip yang diikuti oleh Ratusan Santri Madrasah yang menjadi titik kumpul nya di Pesantren Al-Mashoolih.
Hingga Siang ke Sore acara di isi oleh Festival Kreasi Santri, di mulai dari penampilan anak-anak Madrasah Desa Sangkanhurip seperti Pidato, Puisi serta Festival musik Islami merayakan kelahiran Nabi sebagai kekasih Allah yang mesti kita teladani.
YPP Nurul Bahri Al-Mashoolih yang dipimpin oleh KH Asep Setiawan S.Pd.I berawal dari Santri yang bermimpi dikenal dan di akui sebagai Umat Nabi Muhammad Sollallohu ‘alaihi wasallam.
Santri bahkan masyarakat harus bangga terhadap pesantren cintai Pesantren dan juga harus senantiasa meneladani suri tauladan Nabi dari berbagai aspek, tidak hanya ibadah, melainkan juga dari sisi mu’amalah
Menurut Dr KH Yayan Bunyamin M.Phil yang dihadiri Ratusan Jama’ah baik anak-anak, Santri Maupun Ibu-ibu bapak-bapak.
Beliau menuturkan “Jangan ajari Umat bahwa Nabi itu miskin, Mahar beliau saja kepada Khodijah 100 Unta yang berkisar 400juta+ , Nabi adalah pelopor pebisnis di Dunia” kutipan ini bukan hanya ada dalam tausiyyah, tapi bisa dilihat juga dalam karya Buku nya – “Al-Amin” Jejak bisnis sang Rahmatan lil alamin – Karya KH Yayan Bunyamin
Mengutip dari penuturan warga masyarakat, Tausiyah ini sangat bermanfaat dan membantu semangat warga dan Santri memang mengalami masalah kesulitan finansial menjadi lebih giat berusaha meniru Nabi dalam berdagang dengan mengedepankan pelayanan yang Maksimal.
(Asep Syahrul Muhammad)

