Kab bandung || Penasakti.com – Kamis 03 Mei 2024 kru Penasakti.com mengunjungi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat yang beralamat di Jalan. Terusan Cibaduyut Gg. Tarate V RT. 06/02, Desa Cangkuang Kulon Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat.

Tapi ketika kru Penasakti.com masuk dan melihat ke lokasi alamat PKBM Sumber Arum tersebut, Gedungnya dalam keadaan tertutup dan terkunci, tidak ada satupun yang ada didalam Gedung PKBM Sumber Arum.

By Chatting whatsapp Redaksi Penasakti.com sempat melakukan Chatt Konfirmasi, bahwa kedatangan kru untuk mengkonfirmasi dugaan mark up warga belajar atau siswa PKBM Sumber Arum juga mark up Sarpras tahun Ajaran 2022/2023 dan 2024.
Dilihat dari luar ada dua ruangan PKBM Sumber Arum, padahal dari data Sarpras tahun Genap dan Ganjil 2022 – 2023 – 2024, ada 7 Rombel, kemana Rombel yang lainnya.
Untuk Sarpras Ruang kelas Ganjil 6 Kelas, Ruang Kelas Genap ada 6 Kelas, Ruang Perpustakaan Ganjil ada 1 Ruang, Ruang Perpustakaan Genap ada 1 Ruang, Ruang Laboratorium Ganjil 1,
Ruang Genap 1 Ruang, Ruang Pimpinan Ganjil 1 Ruang Genap 1 Ruang, Ruang Guru Ganjil 1 Ruang Genap 1 Ruang, Ruang Ibadah Ganjil 1 Ruang Genap 1 Ruang, Ruang Toilet Ganjil 1 Genap 1.
Menelisik Siswa atau Warga Belajar PKBM Sumber Arum tahun 2022/2023, Paket A jumlah Siswa 0, Paket B jumlah Siswa 8, Paket C jumlah Siswa 73 orang, total keseluruhan nya ada 82 orang.
Cukup menarik untuk Siswa yang terserap dan di Cover oleh Bantuan Operasional Pendidikan Siswa (BOPS) tahun 2022/2023 menerima BOPS tahun 2023 Rp. 153.830.000
Dilihat dari Data Pokok Pendidikan ( Dapodik) Tahun 2022/2023, jumlah siswa laki – laki 96 orang, jumlah siswa Perempuan 38 orang sebanyak 134 Warga Belajar atau Siswa
Total siswa tahun 2023/24 sebanyak 369 orang, laki – laki 99 orang, Perempuan 41 orang, jumlah 140 siswa
Sementara di data Warga belajar atau Siswa PKBM Sumber Arum tahun 2023/2024 sebanyak 82 Orang
Namun ada kejanggalan yang dikutip dari warga Masyarakat sekitar PKBM Sumber Arum siswa – siswinya sedikit, tapi Ijazah yang harus di tebus sesuai Dapodik, hal ini menjadi pertanyaan publik.
Indikasi lainnya yang diduga mark up warga belajar PKBM Sumber Arum dilihat dari data siswanya tidak sinkron antara data faktual dengan Dapodik.
Juga di Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS), seharusnya sama antara di faktual dengan di Dapodik dan di ARKAS, karena dasar ARKAS itu dari Dapodik.
Sedangkan Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) adalah surat yang dikeluarkan oleh Kepala Sekolah yang diperuntukkan untuk Dinas Pendidikan Nasional sebagai surat Pertanggungjawaban kebenaran data Sekolah yang telah di download melalui Aplikasi Dapodik.
Entah kenapa bu Ane saat di konfirmasi hanya jawab “Oh bp sudah sampe pkbm saya, untuk pertanyaan tentang lembaga boleh silakan bapa sharing dgn sya, Kalo untuk pertanyaan terkait forum sebaiknya dgn smua pengurus forum ya pa.
Anehnya bu Ane selaku Kepala Sekolah PKBM sumber Arum ketika diajak ketemu di darat malah jawab maaf belum bisa skrg, malah via chatting whatsapp beliau jawab Sepertinya bapa tau semua.
Masih klarifikasi bu Ane “Maksudnya banyak potensi apa pa, maaf kurang fokus sedang nyetir, sudah sy bilang untuk tanya2 terkait kelembagaan siap, tp untuk yg dana forum saya tidak tau pa, silakan konfirmasi kepengurus2 lain, ucap Ane.
Hingga berita terkait dugaan mark up Siswa dan Sarpras PKBM Sumber Arum ini ditayangkan, Ane selaku kepala Sekolah dan Pengelola PKBM Sumber Arum tidak ada jawaban lagi, padahal beliau yang meminta poin – poin yang akan dikonfirmasi dan akan diklarifikasi oleh beliau.
Yang menjadi pertanyaan publik dan sumber karena ada berbagai bantuan dan sumber anggaran APBD Kabupaten melalui Satker Dinas Pendidikan juga APBN yang di gelontorkan ke PKBM Sumber Arum.
Mana tanggungjawab Dinas Pendidikan, Inspektorat Kabupaten Bandung dan BPK RI Perwakilan Jabar, apakah kedua Badan atau Dinas yang ditunjuk oleh Pemerintah untuk Memonitoring dan menyelamatkan uang Negara dari para Pemegang kuasa anggaran tersebut sudah dilaksanakan sesuai UU pada tahun 2023 lalu, atau sebaliknya.
(Red@)

