Pasawahan Kab Bandung – Penasakti.com – Sabtu 22 November 2025, pewarta Penasakti.com menelisik pengerjaan TPT yang berlokasi di jalan Bojongsuren RT. 01/15 Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung.

Kedatangan Pewarta Penasakti.com berawal dari keluhan warga masyarakat sekitar, ada pengerjaan TPT tanpa papan nama, diduga terselubung, sarat korupsi.
Pembangunan TPT, di belakang SDN. Pasawahan tersebut justru tuai kontroversi, semakin mempersempit jalan, yang kondisi jalan sebelum nya memang sudah sempit.
Proyek yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Bandung Satker PUTR, di RT. 01/15 tersebut justru tidak terlihat Papan Informasi nya sesuai UU No. 14 tahun 2008 KIP.
Warga masyarakat pun ketika dikonfirmasi tidak tahu apakah Proyek itu dari dana Kelurahan atau Kabupaten, karena tidak jelas tidak informasi dari pengurus setempat.
Dilokasi Pewarta Penasakti.com juga mengkonfirmasi beberapa Pekerja, mereka menjelaskan bahwa memang betul ini Satker nya PUTR Kabupaten Bandung, kontraktor nya saudara Yadi.
Volume Pengerjaan :
Untuk dibelakang SDN Pasawahan ini, tingginya 2 meter, padahal ketika diukur 1.70 meter, lebar pondasi 60 cm, panjang pondasi 60 cm, tinggi pondasi 70 cm, lebar pagar 30 cm saat diukur 28 cm, panjang 23 M2.
Ketika dikonfirmasi berapa anggaran TPT, pekerjanya menjawab tidak tahu, kami hanya kuli, HOK kami 120 ribu per hari, untuk pengerjaan 14 hari Kalender.
Pewarta Penasakti.com juga melihat Fisik Volume Pengerjaan, diduga kuat ada mark up mark material, dan pagar atasnya pun tanpa memakai besi, untuk kekuatan pondasi nantinya.
Berbeda dengan pengerjaan TPT di depan Mushola, lokasinya masih berada di RT. 01/15, menurut pengakuan pekerja masih TB anggarannya tahun depan, pengerjaan memakai dana talang dari kontraktor saudara Yadi.
Sedangkan pengerjaan TPT pemagaran depan Mushola panjang 10 Meter, tinggi 120 cm, lebar pondasi 50 cm, hal ini disampaikan oleh salah satu pekerja yang juga tidak tahu berapa pagu anggaran nya.
Indikasi kuat Proyek TPT di RT. 01/15 Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung Patut diduga sarat korupsi dan terselubung, tidak jelas berapa anggaran yang terserap untuk kedua titik lokasi TPT tersebut, karena tidak ada papan nama.
Warga masyarakat berharap agar Inspektorat dan APH Kabupaten Bandung, turun ke lokasi Proyek TPT satker PUTR yang masih dalam Pengerjaan di RT. 01/02 Kelurahan Pasawahan, selain terselubung ada indikasi KKN
(Erwin Hermawan)

