Penasakti.com || Kab bandung barat – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat Kecamatan Gununghalu, dalam penelusuran Penasakti.com ditemukan 7 SPK Diduga abal – abal alias bodong, dua Desa salah satu nya yang disempling oleh Media Penasakti mengeluarkan Surat Perjanjian Kerjasama (SPK)

Dok foto SPK diduga Bodong di Pemdes Kecamatan Gununghalu KBB
1). Desa Cilanggari KecamatanGununghalu KBB
2). Desa Wargasaluyu Kecamatan Gununghalu KBB

Pihak pertama yang ada dalam narasi SPK adalah Kepala Desa Cilanggari sdr, Sabana dan Kepala Desa Wargasaluyu sdr, Ismail Saleh, pihak kedua sebagai penyedia barang/jasa sdr, Komarudin S.md Direktur CV. Gemilang beralamat di Kp. Jati, Desa/Kelurahan Penyingkiran Kec Indihiang Kota Tasikmalaya Jawa barat.
Cukup Fantastik dalam pasal 2 Nilai Kontrak dan Pembayaran berdasarkan rencana anggaran biaya sebesar Rp. 2.380.313.000.00 ( dua miliar tiga ratus delapan puluh juta tiga tiga belas ribu rupiah) sama dengan Desa lainnya.
Sedangkan dalam pasal 4 pelaksanaan pekerjaan dilaksanakan 30 hari kalender terhitung sejak perjanjian SPK ditandatangani oleh kedua belah pihak 1 November 2023 dan selesai 30 November 2023.
Tanda kutip, sedikit kejanggalan dalam SPK yang dikeluarkan oleh kedua Kuasa Pengguna Anggaran Pemdes Cilanggari dengan Pemdes Wargasaluyu Kecamatan Gununghalu KBB yang telah disepakati oleh Penyedia barang/jasa CV. Gemilang dana sebesar Rp. 2.380.199.000.00 ini tidak tertuang dalam narasi SPK berasal dari mana.
Menarik nya, KOP Surat dikeluarkan oleh Masing-masing Pemdes tanda tangan selaku PPK untuk Program Pembangunan Jalan Inpres adalah Kepala Desa dengan Stempel Desa langsung juga tanda tangan Penyedia barang/jasa Direktur CV. Gemilang dibubuhi materai 10.000.
Tim lapangan Penasakti.com sempat menelusuri ke berbagai Satker di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat dan Kementerian RI, tapi tidak ditemukan sumber dana untuk Program Pembangunan Jalan Inpres sebesar yang tertera dalam masing-masing SPK beredar di Kecamatan Gununghalu KBB.
Kru Penasakti.com sempat beberapa memberitahukan kepada Ketua Apdesi Kecamatan Gununghalu sdr, H. Jamil Kepala Desa Bunijaya.
Beliau menjawab melalui Chatting Whatsapp nya ” Tunggu Sampai Hari Senin Saya Akan Kumpul kan Para Kepala Desa, biar Klir ” terakhir ketika di Konfirmasi lagi beliau jawab Gimana ya saya juga jadi bingung, hingga berita ini di tayangkan H. Jamil No Comen.
Entah siapa dibelakang beredarnya SPK yang diduga abal – abal tersebut, bisa – bisa pihak Perusahaan sebagai Penyedia barang/jasa bakal jadi korbannya.
Ini yang mesti disikapi dan tidak bisa di toleran lagi oleh aparat penegak hukum Polres Cimahi dan Kejari Bale Bandung juga Polda Jawa Barat, karena SPK yang terindikasi abal – abal itu, mulai menjadi Bola Liar di Kecamatan Gununghalu Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat.
(Red_PS)
