Breaking
▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton▸ Harga BBM Turun Mulai Besok▸ KPK Tangkap Tersangka Korupsi Dana Desa▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton
PEMERINTAHAN

Sambung Rasa Kepala Desa dengan Seluruh Elemen Masyarakat Padahurip

Admin18 Januari 20250 views6 menit baca
Sambung Rasa Kepala Desa dengan Seluruh Elemen Masyarakat Padahurip

Garut || Penasakti.com – Terkait permasalahan yang terjadi di desa Padahurip, kecamatan Banjarwangi, kabupaten Garut Jawa Barat ,pada tanggal 9 Januari 2025, yang memicu aksi masyarakat di akibat kan dari miss komunikasi.

Sambung Rasa Kepala Desa dengan Seluruh Elemen Masyarakat Padahurip
Sambung Rasa Kepala Desa dengan Seluruh Elemen Masyarakat Padahurip

Diduga secara individu antara kepala desa dengan segelintir warga masyarakat, sehingga dianggap menjadi suatu permasalahan yang mencuat dan sudah menjadi sorotan publik viral yang beredar dibeberapa media online dan medsos.

Pada hari Kamis tanggal 16 Januari 2025, kepala Desa mengadakan ajang Tali silaturahmi dengan seluruh elemen warga masyarakat dan dihadiri oleh Forkopincam.

Tokoh masyarakat dan lembaga pemerintahan desa,acara tersebut dilaksanakan sekira pukul 10.00 WIB,bertempat di SOR desa Padahurip.

Camat Banjarwangi Asep Harsono HS, S.Sos, M.Si setelah selesai acara memberikan pernyataan kepada beberapa awak media bahwa.

“Alhamdulillah pada hari ini kita patut bersyukur berkat silaturahmi yang baik antar lintas kelembagaan desa Padahurip dan seluruh elemen masyarakat.

Hadir disini secara ketokohan tak lepas mewakili seluruh unsurnya berikut dengan seluruh sivitas Forkopincam atau Muspika di tingkat kecamatan Banjarwangi turut hadir menggenapi kegiatan pada hari ini.

Pada prinsipnya hari ini merupakan salah satu bentuk komunikasi atau pun arena sambung rasa untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang belum terkomunikasikan antara kepemimpinan kepala desa program kerja kepala desa Padahurip dengan warga masyarakatnya.

Jadi untuk menjelaskan atau menjernihkan barangkali ya secara komunikasi, karena sampai dengan saat ini bahkan hari kemarin jauh sebelum diadakannya kegiatannya musyawarah luar biasa ataupun silaturahmi.

Kalau saya lebih mengedepankan alhamdulillah mencapai hasil yang sangat baik dan maksimal dan saya Menghaturkan terimakasih kepada seluruh pihak – pihak dari unsur DPMD dari unsur teman – teman jurnalis media cetak ataupun elektronik.

Kemudian dari unsur seluruh kelembagaan ditingkat desa BPD,LPM, ketokohan pemuda dan semua pihak yang terlibat pada hari ini semuanya punya niat baik untuk menyelesaikan ataupun menjernihkan dengan permasalahan yang terjadi di Padahurip.

Berkaitan dengan situsional di desa Padahurip pada prinsipnya tidak ada per permasalahan yang berkaitan dengan penyimpangan, namun lebih mengedepankan meluruskan barangkali berbagai informasi yang tidak tepat.

Adapun yang tidak berkenan yang berkaitan dengan permasalahan itu, sebetulnya dikaitkan dengan masalah isu secara pribadi, mohon maaf tidak dalam konteks program pemerintah, pada awalnya dipicu oleh isu ataupun keterkaitan hubungan personal antara pak kades secara kepribadian dengan salah satu unsur masyarakat.

Sehingga kemudian hal tersebut berawal dari sana, kemudian berkembang digoreng oleh pihak – pihak yang tidak berkenan sepihak untuk mem follow up ataupun menyebarluaskan ,sehingga kami dengan seluruh kelembagaan dengan arahan dari DPMD pada hari ini menyarankan ke pak kades dan BPD untuk duduk bersama berikut mengundang seluruh elemen masyarakat.

Berikut kelembagaan ditingkat desa untuk musyawarah ataupun bersilaturahmi untuk menjernihkan berbagai permasalahan yang terjadi di Padahurip,imbuhnya.

Selanjutnya Padahurip sebetulnya tidak ada permasalahan, sedikit tekhnis berkaitan dengan kendala ada satu titik poin yang harus saya garis bawahi yaitu pembangunan jembatan, jembatan Padahurip yang pada saat terjadi berlangsungnya pembangunan jembatan itu.

Menghambat seluruh aktifitas kegiatan yang berkaitan dengan program pembangunan yang berkaitan dengan dana desa,karena berkaitan dengan pendistribusian matrial terhambat sehingga berbagai kegiatan tidak bisa dilaksanakan tepat waktu pada saat itu.

Tapi pada akhirnya alhamdulillah pada hari ini tepat hari ini clear jembatan sudah selesai dan pada hari ini PUPR akan mengambil stum dan masyarakat bisa melakukan kegiatan – kegiatan yang belum terselesaikan finishing hari ini.

Ada yang 90% ada 80% insya Allah nanti sebelum masuk bulan Januari semuanya sudah terselesaikan dengan baik, saya yakin dan percaya dan semua persyaratan secara normatif itu selesai.

Apalagi Padahurip pada tahun ini menjadi percontohan salah satu sample dari BPK RI untuk percontohan dari empat desa yang ada di kecamatan Banjarwangi yang akan dikunjungi oleh BPK RI.

Ini suatu nilai lebih bukan berarti ada permasalahan dikunjungi olek BPKP tapi semata – mata ini untuk perbaikan kinerja mohon maaf pemerintahan desa ya BPD ya kepala desa.

Mungkin berawal dari silaturahmi ini insya Allah Padahurip akan menuju kemajuan yang lebih baik demikian halnya pada hari ini di saksikan oleh seluruh elemen masyarakat berikut kelembagaan.

Kepala desa mempunyai niat baik yaitu membubuhkan atau menandatangani fakta integritas janji pada warga masyarakat disaksikan oleh perwakilan dan diketahui bersama itu untuk tidak melakukan hal – hal yang sifatnya tidak sesuai dengan normatif baik kaitan dengan sifatnya objektif maupun subjektif,beliau akan menerapkan pola ketauladanan yang baik sebagai kepala desa, jelasnya.

Poinnya sama jadi beliau memunculkan integritas secara kepribadian bahwa beliau sanggup melaksanakan berbagai program dari mulai pemerintahan pembangunan kemasyarakatan kepada masyarakat.

Adapun yang sudah terjadi tidak akan mengulangi bilamana ada kegiatan – kegiatan ataupun aspek prilaku yang tidak berkenan dengan kearipan lokal ataupun berkaitan dengan agama maupun dengan darigama.

Yaitu sudah dinyatakan secara tertulis dihadapan para tokoh kelembagaan dan itu dipegang secara dokumentasi oleh BPD,sudah jelas itu harus kita turut mengawal bahkan sebelum selesai bulan januari itu semua kegiatan pembangunan sudah harus selesai tidak ada permasalahan.

Dan pak kades sudah menunjukan itikad baik yaitu beliau menandatangani fakta integritas yang berkaitan dengan komitmen moral kepada seluruh lapisan masyarakat dan kita sudah disaksikan bersama dokumentasinya ada dan BPD sebagai badan permusyawaratan desa Padahurip menjegal perbuatan tersebut, tegasnya.

Asep menambahkan “Dari kecamatan sudah jelas kita walaupun tidak ada keterkaitan dengan masalah program atau alur bantuan dan sebagainya,tapi peran fungsi kecamatan itu ada disana, dengan kontek alur atau konsepnya yaitu sebagai SPIP nya ( Sistem Pengendali Internal Pemerintah ).

Jadi kita tidak berlepas diri dengan kegiatan yang berlangsung didesa dan kita sudah memprogramkan setiap tiga bulan sekali pertiga bulan kita turun untuk mengecek dan mendampingi berbagai program yang ada berkaitan dengan desa Padahurip.

Dan itu tidak hanya di desa Padahurip saja kita di programkan dengan subtansi yang lainnya dan insya Allah semua itu bisa dilaksanakan dengan baik,sehingga tidak terjadi hal – hal yang tidak kita inginkan seperti yang sekarang kesimpangsiuran informasi sehingga kita perlu meluruskan,”tutur Asep.

Kepala desa Padahurip Epi Prisandi memberikan sedikit penjelasan ulasan kejadian kepada awak media bahwa ”

Pada waktu hari Kamis tanggal 9 Januari 2025 ada sekelompok warga,pertama memang ada surat, suratnya ada yang menyatakan aksi damai mungkin, tapi yang saya sesalkan ada oknum jurnalis juga yang menunggangi.

padahal masyarakat tidak mempertanyakan, namun oknum itu yang mempertanyakan yang ikut orasi juga oknum tersebut, yang ditanyakan terkait APBDes tahun 2024.

Memang kami juga mengakui mungkin belum beresnya pekerjaan tersebut dikarenakan, jujur desa kami desa Padahurip untuk pencairan dana desanya juga paling terakhir se kecamatan Banjarwangi.

Kebetulan ada pekerjaan pembuatan jembatan, jadi mobilisasi terhambat, tapi semua bahan – bahannya sudah siap lengkap,semua sudah siap untuk dikerjakan,targetnya mudah – mudahan dibulan ini juga selesai,”ungkap Epi.

Di sisi lain menurut keterangan ketua pemuda atau ketua Karang Taruna,”Tadi sama tokoh masyarakat alhamdulillah sudah beres, cuma kemarin saya keberatan, yang menjadi keberatannya yaitu mangajak anak muda tanpa komunikasi sama saya.

Karena saya selaku Ketua Karang Taruna merasa tidak dihargai jadi merasa keberatan dan juga ada pihak – pihak dari luar yang ikut orasi jelas saya keberatan,ya mungkin saya tadinya mau ngobrol dulu seperti tadi sama yang saya sampaikan tapi dianya gak mau,” pungkas ketua Pemuda.

( dwi )