Penasakti.com // Way Khilau Pesawaran Lampung — Sambut HUT RI ke 78, Kepala Desa Kota Jawa H. Kusnadi, S. Pd gandeng para tokoh dan Pemangku Adat galakkan penanaman pohon, Minggu (06/08/2023).
Disela sela kegiatan, Kepala Desa Kota Jawa menyampaikan, mengingat fungsi pohon yang sangat vital bagi makhluk hidup dan lingkungan, menjaga dan menanam pohon kembali menjadi upaya yang penting untuk menjaga kelangsungan kehidupan di bumi.
“Penanaman pohon ini sebagai upaya kita bersama agar Kota Jawa tetap memiliki udara yang bersih dan hijau. Meskipun kita belum merasakan manfaat dari menanam pohon hari ini, namun di masa depan, anak cucu kita akan merasakan dari manfaat gerakan menanam pohon kita hari ini,” ucapnya
Lebih lanjut, H. Kusnadi, S. Pd menambahkan, momen HUT RI ini merupakan waktu yang tepat untuk bersyukur, salah satu cara kami bersyukur ya dengan menanam pohon di sekitar kita.
Hadir dalam kesempatan tersebut, ketua Forum PKSM Kabupaten Pesawaran (Herlianto), ketua Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) Kecamatan Way Khilau gelar Khaja Suku Paksi Sutra Negara penengahan (Deki Umar, S.Pd) beserta Pemangku Adat Se-Kecamatan Way Khilau dalam hal ini diwakili oleh gelar Pusaka Agung Kota Jawa (Suwindar), Pengikhan Bandakh Makhga Suka Jaya (Deni Kurniawan), Khaja Kesuma Yuda Suka Jaya (Rifki), Karang Taruna, KKN UIN dan Darmajaya yang ada di Desa Kota Jawa.
Sementara ketua MPAL Way Khilau menghimbau kepada seluruh warga masyarakat kota Jawa umum nya masyarakat way khilau untuk terus menggalakan menanam pohon dengan cara bergotong royong.
“Terima kasih kepada Kepala Desa Kota Jawa yang telah memfasilitasi kegiatan ini, kami berharap agar kegiatan semacam ini terus di lakukan demi terciptanya desa yang asri dan mengakar nya budaya gotong royong di hati masyarakat” ungkap Deki Umar
Mengingat lokasi penanaman pohon dan bersih bersih desa kita ini berlokasi di Balai Adat dan puskesmas yang mana seperti tidak berpenghuni karena fasilitas yang belum lengkap, seperti toilet, halaman nya masih tanah merah, belum ada nya pengurus kebersihan dan penjaga oleh karena itu kami berharap kepada Pemda setempat untuk memfasilitasi semua itu agar balai adat dan puskesmas yang ada dapat memberikan rasa nyaman dalam halmpelayanan terhadap masyarakat. Pungkas ketua MPAL
(Pewarta : Rudi Sapari As)
