Soreang Kab Bandung || Penasakti.com – Tia pemudi asal Margaasih dia selaku penggerak historical Journey class yang membantu anak anak berdampak dan sangat bermanfaat untuk yang terbatas akses pendidikan menjadi Juara Inspiratif Pemuda Pelopor Kab Bandung.

Memang bukan sesuatu hal yang mudah bagi dia untuk mempelopori kegiatan anak dan bersosial lewat Historical Journey Class melalui program edukasi non formal yang mengintegrasikan sejarah, budaya, dan literasi melalui pendekatan yang humanis, kontekstual, dan berdasarkan pengalaman.
Target sasaran utamanya adalah anak-anak yang terbatas akan akses pendidikan Sebuah sistem volunteer dalam ridho Allah dengan payung hati berbagi hal positif ini yang mengantarkan dia menjadi Juara Inspiratif pemudi pelopor mendapat pendanaan Jutaan Rupiah Dari KNPI Kab Bandung serta 1 Buah Sepeda dari Dispora Kabupaten Bandung
Tia Lutfia yang akrab dipanggil Yaya yangberasal dari kecamatan Margaasih ini tetap berjuang dan menebar kebaikan dengan hal positif untuk anak-anak dan menjadi Juara Inspiratif Pemuda Pelopor Kabupaten Bandung.
Yaya tetap komitmen untuk terus berkembang dan berproses melewati banyaknya halangan serta kejadian sebelum lomba yang membuat haru karena ada Sebuah cerita kecil pas waktu Persiapan grand final mama beliau di rawat di RS selama seminggu, disisi lain dia juga sakit selama sebulan. Jadi, campur aduk” Ujarnya
Akan tetapi dengan gagasan inovatif nya Yaya berhasil membantu Tumbuh Kembang Anak di berbagai daerah Khususnya kecamatan Margaasih dan Margahayu dan mengubah paradigma anak yang kurang masa depan menjadi cerah benderang Lewat latar belakang singkat Historical Journey Class digagas pada Juni 2024 dengan tema awal
“Museum Tour dan Edukasi Literasi” ide tersebut berangkat dari keresahan Yaya pribadi melihat minimnya ruang pembelajaran sejarah dan literasi yang bermakna dan menggembirakan.
Sejauh ini telah berhasil mengimplementasikan 4 impelementasi kegiatan dengan total penerima manfaat 126 dan terus berdampak serta menjadi Pemuda Pelopor di Kabupaten Bandung.
(Asep)

