Tokoh Pemuda Kedondong Hadang Bupati Nanda Saat Bagikan Bantuan Bedah Rumah Di Kertasana
Penasakti.com || PESAWARAN – Kunjungan Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian ke Desa Kertasana, Kecamatan Kedondong, Selasa 21 Juli 2026, berlangsung tidak seperti biasanya.
Agenda awalnya adalah meninjau dan menyerahkan bantuan bedah rumah untuk warga. Namun tokoh pemuda melakukan aksi mengajak diskusi dan melemparkan sejumlah pertanyaan kepada Bupati Nanda Indira Bastian oleh seorang tokoh pemuda setempat, Doni Andika.
Di hadapan Camat Kedondong Nazam Roni, Kepala Desa Kertasana, dan Asisten 1 Sunyoto, Doni melontarkan kritik terbuka terkait kondisi jalan kabupaten di desanya yang sudah lebih dari 10 tahun rusak dan belum tersentuh pembangunan.
Dengan nada tegas, Doni langsung bertanya kepada Bupati Sambil berjalan kaki: “Jalan Kertasana kapan dibangun Bu Bupati?”
Menjawab desakan itu, Bupati Nanda menyatakan pembangunan jalan tersebut rencananya baru akan dianggarkan pada tahun 2027. Ia juga meminta Doni segera menyerahkan data dan foto kondisi jalan yang rusak sebagai bahan usulan.
Jawaban itu tidak memuaskan Doni. Ia balik bertanya karena sebelumnya sempat beredar informasi bahwa jalan tersebut sudah masuk dalam daftar program pembangunan 2026.
“Kenapa sekarang malah digeser ke 2027 Bu? Apa ada permainan sehingga pelaksanaannya ditunda?” tanya Doni di depan warga.
Doni juga menyampaikan dan menjelaskan alasan jalan Kertasana harus segera dibangun. Menurutnya, jalan itu merupakan akses vital bagi masyarakat.
“Ini sudah sering kami ajukan saat Musrembang di kecamatan. Kalau tidak dibangun, petani rugi karena susah ke sawah, anak sekolah juga kesulitan,” ujarnya.
Ia menambahkan, rusaknya jalan Kertasana juga berdampak pada kemacetan di wilayah lain. Karena tidak bisa lewat, warga terpaksa memutar melalui Way Khilau. Akibatnya, jalan di Way Khilau menjadi semakin padat.
Di akhir penyampaiannya, Doni meminta kepastian dari pemerintah daerah.
“Bu Bupati, ini jangan hanya janji manis. Harus betul-betul dilaksanakan dan direalisasikan. Masyarakat sudah terlalu lama menunggu,” tegasnya.
Pernyataan itu langsung menarik perhatian warga yang menyaksikan penyerahan bantuan bedah rumah.
Hingga berita ini diturunkan, Bupati Nanda belum memberikan jawaban detail. Ia hanya meminta data jalan untuk ditindaklanjuti.
Kunjungan kerja ini menjadi bukti nyata bahwa persoalan infrastruktur dasar di Kedondong, khususnya Desa Kertasana, masih menjadi keluhan utama masyarakat dan belum tuntas diselesaikan.
(Ikbal Khomsi)

